Reshuffle Kabinet
Sosok Dudung Abdurachman, Calon Kepala Staf Presiden yang Baru, Dilantik Sore Ini
Jenderal Dudung akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru, menggantikan Muhammad Qodari.
TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Dudung Abdurachman, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) kembali disorot, dirinya bakal menjadi Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru, dan akan dilantik sore ini, Senin (27/4/2026).
Jelang akhir bulan April 2026 ini, isu reshuffle kabinet pimpinan Presiden Prabowo Subianto semakin menguat. Nama Dudung mencuat dalam kabar perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.
Sejumlah nama muncul dalam bursa perombakan kabinet untuk mengisi beberapa pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga.
Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), sejumlah nama yang diisukan masuk bursa reshuffle, yakni Jenderal Dudung akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru, menggantikan Muhammad Qodari.
Baca juga: SOSOK Jumhur Hidayat, Ketua KSPSI Bakal Ditunjuk Prabowo Jadi Menteri
Sementara itu, Muhammad Qodari informasinya akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.
Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait isu reshuffle kali ini.
Di tengah menguatnya kabar perombakan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sempat dipanggil mendadak Prabowo ke Istana Kepresidenan RI di Jakarta, pada Selasa (21/4/2026) sore.
Dudung menceritakan, dirinya dipanggil menghadap ke Presiden. Namun, Dudung mengaku tidak mengetahui pasti.
"Oh semalam ditelepon oleh ajudan bahwa bapak menghadap Bapak Presiden jam 3 sore ini," ucap Dudung yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional.
"Biasanya beliau (presiden) kan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat," imbuhnya Selasa pekan lalu.
Baca juga: DAFTAR Bursa Reshuffle Kabinet Prabowo, Ada Isi Pos Baru, Dilantik Sore Ini
Profil Dudung Abdurachman
Dudung Abdurachman memiliki nama dan gelar lengkap: Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Purnawirawan) Profesor Doktor Haji atau Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M.
Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, pada 19 November 1965 ini, kini menduduki posisi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan;
Ia dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Sebelum menjabat di Pemerintahan, Dudung adalah seorang pensiunan perwira tinggi (Pati) di dalam TNI Angkatan Darat (AD).
Jabatan terakhir Jenderal Dudung Abdurachman di TNI AD, yakni Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Baca juga: Noel Ebenezer Ultimatum Keras Pimpinan KPK, Ancam Bongkar Praktik Tak Etis Penyidik
Dudung tercatat menduduki kursi jabatan KSAD sejak tahun 2021 hingga 2023.
Semasa berkarier di kemiliteran, Dudung telah menduduki sejumlah jabatan strategis.
Jenderal bintang 4 ini, tercatat pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Selain itu, Dudung pernah menjadi Gubernur Akademi Militer (Akmil).
Sebelumnya, Dudung mengawali kariernya sebagai anggota TNI AD dengan menjabat sebagai Danton III Kompi B Yonif 744/Satya Yudha Bakti pada tahun 1988.
Kemudian, ia pernah menjadi Danton II Kompi B Yonif 744/Satya Yudha Bakti (1992–1993), Danton I Kompi B Yonif 744/Satya Yudha Bakti (1993–1994), Kasi 2 Yonif 741/Satya Bhakti Wirottama (1994–1995), Dankipan A Yonif 741/Satya Bhakti Wirottama (1995), dan Dan Kelas Satdik Sarcab PK Pusdikif Pussenif (1995–1998).
Selain itu, Dudung sempat menduduki posisi sebagai Wadanyonif 410/Alugoro (1998–1999), Wadanyonif 401/Banteng Raider (1999–2000), dan Kasdim 0733/BS Semarang (2000–2002).
Ia juga pernah menjabat Pabandyaops Kodam II/Sriwijaya (2002), Danyonif 143/Tri Wira Eka Jaya (2002–2004), Dandim 0406/Musi Rawas (2004–2006), dan Dandim 0418/Palembang (2006–2008).
Pada tahun 2008–2009, Dudung menjabat Dudung mengemban jabatan sebagai Pabandya 2/Lurjahril Mabesad.
Tak berhenti di situ, Dudung pernah menjadi Pabandya 3/Diaga Mabesad (2009–2010), Aspers Kasdam VII/Wirabuana (2010–2011), Danrindam II/Sriwijaya (2011–2012), Paban I/Ren Spersad (2012–2013), Paban I/Ren Spers TNI (2013–2014), Pamen Denma Mabes TNI (2014–2015), dan Dandenma Mabes TNI (2015).
Riwayat Pendidikan
Mengenai pendidikannya, Dudung Abdurachman merupakan lulusan Akmil tahun 1988 B.
Dudung satu angkatan dengan eks Stafsus Kasad Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho.
Selain itu, Dudung pernah menempuh pendidikan kemiliteran di sejumlah tempat, di antaranya AKABRI (1988-B), Sesarcabif (1988), Diklapa-I, Dik PARA, Diklapa-II, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI, dan Lemhannas PPRA 52 (2014).
Sementara itu, pendidikan umumnya ditempuh di SDN Patrakomala Kota Bandung (1972–1979), SMP Kartika XIX-1 Kota Bandung (1979–1982), dan SMA Negeri 9 Bandung (1982–1985).
Lulus SMA, Dudung menempuh pendidikan tinggi S-1 Fakultas Ekonomi di UnKris Jakarta (2010), S-2 Fakultas Ekonomi STIE Makasar (2013), S-3 Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti (2022), dan Guru Besar Manajemen Strategis Sekolah Tinggi Hukum Militer AHM-PTHM (2023).
Namanya Muncul dalam Kabar Perombakan Kabinet
Berembus kabar Presiden Prabowo akan melakukan reshuffle anggota kabinet pemerintahannya pada Senin (27/4/2026).
Ada sejumlah nama yang diisukan di-reshuffle, satu di antaranya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru menggantikan Muhammad Qodari.
Sementara Muhammad Qodari bakal dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.
Selain itu, pos Kepala Badan Karantina kabarnya diisi Abdul Kadir Karding (mantan Menteri P2MI 2024‑2025).
Mantan Kepala PCO/Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi kabarnya akan ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Terkait reshuffle kabinet, Tribunnews.com mencoba menghubungi Muhammad Qodari pagi ini melalui pesan WhatsApp untuk mengonfirmasi.
Namun, ia belum menjawab secara detail. Qodari hanya meminta doa terbaik.
"Mohon doa yang terbaik," tulis Qodari diakhiri emoji senyum.
Sebelumnya, pada Selasa 23 April, Presiden Prabowo melakukan pertemuan empat mata dengan Luhut Binsar Panjaitan.
Setelah itu, Prabowo memanggil Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ke Istana.
(Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Dudung Abdurachman Kepala Staf Presiden yang Baru
Dudung Abdurachman Kepala Staf Presiden
Dudung Abdurachman Dilantik Sebagai KSP
Dudung Abdurachman
| SOSOK Jumhur Hidayat, Ketua KSPSI Bakal Ditunjuk Prabowo Jadi Menteri |
|
|---|
| DAFTAR Bursa Reshuffle Kabinet Prabowo, Ada Isi Pos Baru, Dilantik Sore Ini |
|
|---|
| Presiden Jokowi Lantik Letjen TNI Agus Subiyanto Sebagai KSAD TNI Gantikan Jenderal Dudung |
|
|---|
| Jokowi Akhirnya Jawab Kapan Reshuffle Kabinet Dilakukan, Nasib Posisi Menteri Partai Nasdem |
|
|---|
| PRESIDEN Rombak Kabinet Siang Ini, Zulkifli Hasan Mendag dan Hadi Tjahjanto Menteri ATR/BPN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dudung-Abdurachman-KSP.jpg)