Berita Viral

KRONOLOGI Suami Bakar Diri Usai Bakar Istri, Siram Bensin ke Korban yang Mau Salat, Sering Cekcok

Sang suami, Sularni (63), tiba-tiba menyiramkan bensin kepada sang istri, Nur Khasanah (56).

IST/Polsek Gambiran
TERBAKAR - Polisi dari Polsek Gambiran, Banyuwangi, mendatangi pelaku dan korban yang merupakan pasangan suami istri di RSUD Genteng, Sabtu (25/4/2026) dini hari. Keduanya mengalami luka bakar ekstrem. 

Setelah ditolong warga, korban dan terduga pelaku dibawa ke RSUD Genteng.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, korban mengalami luka bakar sebesar 100 persen dan terduga pelaku mengalami luka bakar 85 persen.

"Dimungkinkan korban dan terduga pelaku akan dirujuk di RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif, karena menurut penjelasan dari dokter potensi kematian luka bakar sangat tinggi sehingga dibutuhkan ruang isolasi khusus untuk menangani hal tersebut," ujar dia.

Kronologi

Suami membakar sang istri dan berakhir membakar diri sendiri di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (24/4/2026) tengah malam. Keduanya mengalami luka bakar ekstrem di sekujur tubuh.

Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto menceritakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB, atau menjelang tengah malam.

Sang suami, Sularni (63), tiba-tiba menyiramkan bensin kepada sang istri, Nur Khasanah (56).

KRONOLOGI Suami Bakar Diri Usai Bakar Istri, Siram Bensin ke Korban yang Mau Salat, Sering Cekcok
TERBAKAR - Polisi dari Polsek Gambiran, Banyuwangi, mendatangi pelaku dan korban yang merupakan pasangan suami istri di RSUD Genteng, Sabtu (25/4/2026) dini hari. Keduanya mengalami luka bakar ekstrem.

"Ketika itu korban hendak melaksanakan salat Isya."

"Tiba-tiba suami menyiramkan bensin ke badan korban dan langsung menyulutkan api menggunakan korek," kata Dwi, Sabtu (25/4/2026).

Sulutan korek ke tubuh yang basah oleh bensin membuat api langsung membakar tubuh korban seketika.

Api merembat dengan cepat hingga menyebar ke seluruh area tubuh.

Karenanya, korban langsung pergi keluar rumah dan berteriak meminta tolong.

Baca juga: Profil Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Mantan Rektor Unimed Meninggal Dunia pada Usia 64 Tahun

Teriakan kencang itu memecah keheningan tengah malam di dusun tersebut dan membangunkan para warga lain.

Teriakan korban didengar antara lain oleh kakak kandung korban bernama Maksurin dan tetangga berjama Soleh.

Dua orang saksi itu melihat korban berteriak kesakitan dan tubuhnya terbakar.

Sumber: Surya Malang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved