Berita Viral

NASIB Pria Panjat Tower Usai Kehilangan Pekerjaan di Bandung, Bujukan Warga dan Petugas Tak Digubris

Beginilah nasib seorang pria berinisial HM (32) yang nekat panjat tower setelah kehilangan pekerjaannya di Bandung

Istimewa
PANJAT TOWER: Ilustrasi - seorang pria berinisial HM (32) yang nekat panjat tower setelah kehilangan pekerjaannya di Bandung. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Beginilah nasib seorang pria berinisial HM (32) yang nekat panjat tower setelah kehilangan pekerjaannya di Bandung.

Adapun seorang pria berinisial HM nekat memanjat tower hingga membuat warga heboh.

Aksi nekat itu dilakukan HM setelah ia kehilangan pekerjaannya.

Bahkan saat hendak dievakuasi, HM sempat tak menggubris bujukan warga dan petugas.

Hingga akhirnya, beginilah yang terjadi.

Insiden itu terjadi di Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (25/4/2026) malam.

Tower tersebut adalah menara telekomunikasi di desa setempat.

Kanit Lantas Polsek Cipatat, Ipda Yusup Gustiana, menjelaskan tentang kronologi pria nekat tersebut.

Baca juga: Istri Dibakar Suami Saat Hendak Salat Meninggal Dunia dengan Luka Bakar 100 Persen


"Kami terima laporannya itu sekitar pukul 20.15 WIB tentang adanya warga yang naik tower," kata Yusup Gustiana saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).

Yusup mengungkapkan aksi nekat MH diduga karena yang bersangkutan mengalami depresi usai kehilangan pekerjaan.

MH disebut sempat mengalami kecelakaan kerja hingga harus menjalani pemulihan.

Namun, kepulihan tersebut tak membuat MH bisa diterima kembali di tempat kerjanya.

"Informasinya sebelumnya kecelakaan kerja di tempat kerjanya di Bandung.

Setelah sembuh, awalnya mau kerja lagi tapi ternyata tidak diperbolehkan sama tempat kerjanya," ungkapnya.

Hal itulah yang menjadi HM nekat panjat tower.

Hingga proses evakuasi berlangsung dramatis dan berlangsung hingga 2 jam.

Baca juga: BUKAN Cuma Pengasuh, Kepsek dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ikut Aniaya Anak: 13 Tersangka

Bujukan petugas dan warga setempat sempat tak digubris MH.

MH akhirnya luluh setelah adanya bujukan dari sang adik kandung hingga bersedia dievakuasi turun dari tower.

"Proses evakuasinya itu sekitar dua jam. Alhamdulillah pria tersebut bisa dievakuasi oleh petugas gabungan.

Sekarang kondisinya sudah membaik," tandasnya.

Disclaimer: Tindakan naik atau memanjat tower sangat berbahaya, bukan saja bagi pelaku, namun juga bagi keluarga. Jika mengalami depresi, sebaiknya segera menghubungi dokter atau psikolog terdekat untuk mendapatkan solusi.

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Tribunjatim

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved