Berita Viral
ALASAN Man Tusuk Kakek 4 Cucu di Gang Sempit, Ungkap Korban Berucap tak Sopan ke Anaknya: Sakit Hati
Mengenai alasannya menghabisi nyawa korban, pelaku AR mengaku sakit hati karena korban diduga hendak melecehkan salah satu anggota keluarganya.
"Setelah aku menikam korban, saya kabur ke rumah, berkemas, lalu kabur lagi ke Madura," pungkasnya.
Baca juga: INI TANGGAPAN Kampus Soal Kabar Mahasiswi MCS Jalin Hubungan Gelap dengan Dekan Agar Lulus Cum Laude
Informasinya, pelaku yang kerap dipanggil dengan sebutan Man ini tinggal di salah satu ruangan Rumah Susun (Rusun) Sombo Simokerto Surabaya.
Pelaku AR ditangkap anggota Tim Jatanras Polrestabes Surabaya di sebuah tempat persembunyiannya kawasan Kabupaten Sampang, Jatim, pada Jumat (24/4/2026) dini hari.
Barang yang disita adalah satu jaket hoodie denim lengan panjang warna biru muda dan putih, serta topi berwarna hitam.
Kedua benda tersebut merupakan pakaian AR saat menghabisi korban.
Lalu pisau gaucho tradisional atau pisau potong daging beserta sarung pelindungnya berwarna cokelat, diduga kuat alat untuk menusuk korban.
Baca juga: INI TANGGAPAN Kampus Soal Kabar Mahasiswi MCS Jalin Hubungan Gelap dengan Dekan Agar Lulus Cum Laude
Berdasarkan catatan Polisi, AR merupakan salah satu orang yang namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) penadah motor curian.
Selain itu, AR merupakan residivis karena pernah terlibat kasus peredaran narkotika hingga menjalani vonis pidana penjara delapan tahun, dan baru bebas 2023 silam.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, satu orang pelaku berinisial AR merupakan eksekutor penusukan terhadap korban.
"Alhamdulillah sudah tertangkap dalam waktu 1 x 24 jam. Berkat doa dan bantuan masyarakat," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com.
AR diketahui menusuk di gang permukiman padat Jalan Pragoto II, Simolawang, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026).
Sementara itu, adik sepupu korban, Iwan (34), menceritakan sosok Man yang menjadi terduga pelaku utama dalam kasus penusukan terhadap korban.
Man dikenal sebagai teman tongkrongan korban.
Bahkan, tak jarang, Man juga berkunjung ke rumah ibunda korban di Jalan Pragoto II.
Bukan cuma korban, Iwan dan para tetangga yang bermukim di kawasan Jalan Sencaki atau Jalan Pragoto juga mengenal sosok Man.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AWAL-Mula-Kakek-4-Cucu-Dikeroyok-Hingga-Tewas-Dalam-Gang-Tetangga-Soroti-Perubahan-Sikap-Usai-Cerai.jpg)