Berita Viral

INI TANGGAPAN Kampus Soal Kabar Mahasiswi MCS Jalin Hubungan Gelap dengan Dekan Agar Lulus Cum Laude

Kabar seorang mahasiswi menjalin hubungan gelap dengan dekan agar dibantu meraih cum laude viral di media sosial. 

TRIBUNNEWS
Ilustrasi hubungan gelap. Kabar seorang mahasiswi menjalin hubungan gelap dengan dekan agar dibantu meraih cum laude viral di media sosial.  

TRIBUN-MEDAN.com - Kabar seorang mahasiswi menjalin hubungan gelap dengan dekan agar dibantu meraih cum laude viral di media sosial. 

Sebuah isu menyebutkan mahasiswi insial MCS memiliki hubungan gelap dengan dekan agar bisa membantunya lulus dengan predikat pujian. 

Padahal, teman seangkatannya merasa MCS tidak memiliki kompentensi lulus dengan prestasi pujian. 

Isu panas ini pertama kali meledak dan viral melalui unggahan akun TikTok @awselingkuhhh dan @awselingkuh. Dalam unggahan tersebut, isu miring itu menerpa salah satu kampus di Jakarta Timur. 

Hubungan MCS dengan dekannya diduga kuat menjadi 'pelicin' menyabet predikat kehormatan Cum Laude saat prosesi wisudanya pada November 2025 lalu.

Dalam narasi tersebut menyebutkan bahwa MCS tidak hanya memiliki hubungan spesial dengan sang dekan, tetapi juga selingkuh dengan rekan satu angkatannya yang sudah beristri, berinisial TS.

Kecurigaan Teman Angkatan

Kabar kelulusan Cum Laude MCS sontak memicu tanda tanya besar di kalangan mahasiswa. Salah satu rekan satu angkatannya, TR, membeberkan kejanggalan tersebut.

Menurut TR, rekam jejak akademik wanita tersebut terbilang biasa-biasa saja selama masa perkuliahan.

"Kami mempertanyakan bagaimana seorang mahasiswa semasa belajar dulu di kampus tidak terlalu menonjol secara akademi tapi bisa meraih predikat Cum Laude?," ungkap TR, dikutip dari TribunnewsBogor, Jumat (24/4/2026). 

Melihat isu yang semakin liar, TR mendesak pihak rektorat untuk tidak tinggal diam.

Ia meminta kampus segera melakukan langkah nyata dan transparan guna mengusut tuntas dugaan penyimpangan akademik ini.

"Kami mendesak agar segera klarifikasi, transparansi dan audit internal terhadap pemberian predikat Cum Laude tersebut," tegasnya.

Bagi TR, langkah tegas dari kampus sangat krusial. Selain untuk meredam fitnah, hal ini penting untuk menjaga wibawa institusi serta memastikan bahwa nilai akademik murni didapatkan dari kerja keras, bukan 'jalur belakang'.

"Supaya mahasiswa berprestasi tidak ikut terdampak. Ini juga demi publik percaya bahwa predikat Cum Laude tidak diperoleh dari kedekatan, pengaruh atau relasi personal," tandasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved