Berita Viral

MESKI Dikritik Dokter, Totok Sirih Ferizka Masih Ramai Didatangi 250 Pasien Tiap Hari

Meski dikritik dokter, totok sirih milik Ferizka Utami masih ramai didatangi pasien

Instagram
PIJET TOTOK - Viral di media sosial aksi Ferizka Utami melakukan pijat totok sirih terhadap bayi hingga menangis dan menjerit. Aksi wanita yang karib disapa Ibu Ika pun belakangan menuai hujatan dari publik sampai dokter anak. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Meski dikritik dokter, Totok Sirih milik Ferizka Utami masih ramai didatangi pasien.

Totok Sirih milik Ferizka Utami atau dikenal Ibu Ika di Palembang masih ramai didatangi pasien.

Meskipun belakangan tengah menjadi sorotan, praktik pengobatannya masih ramai didatangi.

Metode yang menggunakan bantuan daun sirih ini sebelumnya menuai kontroversi setelah video terapi pada anak dan bayi viral serta mendapat kritik dari sejumlah tenaga kesehatan, termasuk dokter anak.

Namun, kondisi di lokasi praktik justru menunjukkan aktivitas yang tetap tinggi.

Puluhan pasien terlihat datang dan mengantre untuk mendapatkan giliran terapi di sebuah rumah di kawasan Perumahan Top 100 Jakabaring, Palembang.

Baca juga: SIAPA Pemilik Daycare Little Aresha Jogja Diduga Aniaya 103 Anak? Foto Kaki dan Tangan Diikat Viral

Salah satu pengelola di tempat tersebut, Moan, mengatakan bahwa aktivitas pengobatan ini sudah berjalan cukup lama.

“Sudah tiga tahun di lokasi ini. Kalau ikut dengan Ibu (praktisi) sejak 2012,” katanya.

Menurutnya, pasien yang datang mencakup berbagai wilayah seperti Lahat hingga Pulau Jawa.

Dalam sehari, jumlah pasien bisa mencapai ratusan orang.

“Sehari bisa sampai 250 orang. Satu pasien biasanya ditangani sekitar tiga menit,” jelas Moan.

Metode pengobatan yang digunakan berupa totok saraf dengan bantuan media daun sirih.

Cara ini disebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin berikhtiar tanpa tindakan medis seperti operasi.

Baca juga: Gegara Wanita SPA, Tiga Personel Polda Sumut Diproses, Satu Telah Ditahan, Berikut Kasusnya

“Di sini menggunakan daun sirih dan ditotok sarafnya. Kami berusaha membantu,” lanjutnya.

Ia juga menyebutkan adanya jadwal khusus untuk pasien anak-anak.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved