Berita Viral

SIAPA Pemilik Daycare Little Aresha Jogja Diduga Aniaya 103 Anak? Foto Kaki dan Tangan Diikat Viral

Pemilik daycare Little Aresha Jogja yang diduga aniaya 103 anak tengah menjadi sorotan

IST
DAYCARE JOGJA - Pengelola Daycare Little Aresha di Umbulharjo masih simpang siur, nama seperti Diyah Kusumastuti beredar di media sosial. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Pemilik Daycare Little Aresha Jogja yang diduga aniaya 103 anak tengah menjadi sorotan.

Siapa pemilik Daycare Little Aresha yang berbasis di Jogja itupun kini tengah disorot dan dicari tahu publik.

Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Diyah Kusumastuti, yang disebut oleh beberapa akun anonim sebagai pemilik atau ketua yayasan.

Sampai saat ini, belum ada dasar kuat untuk memastikan siapa sebenarnya Diyah Kusumastuti dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha.

Fakta yang bisa dipastikan justru sebaliknya: pihak Polresta Yogyakarta belum merilis identitas apa pun, baik nama lengkap, inisial tersangka, maupun profil pemilik atau pengelola daycare tersebut.

Baca juga: PSMS Medan Unggul 1-0 kontra Adhyaksa FC Banten di Babak Pertama

Nama Diyah Kusumastuti yang beredar luas saat ini masih sebatas rumor dari media sosial, belum terverifikasi dan belum dikonfirmasi oleh aparat penegak hukum.

Begitu juga dengan klaim bahwa yang bersangkutan adalah ketua yayasan atau bahkan telah ditangkap semuanya belum memiliki pernyataan resmi.

Profil Little Aresha

Little Aresha merupakan lembaga daycare yang berbasis di Yogyakarta.

Informasinya tercantum dalam situs pencari kerja Jobnas.com.

Little Aresha merupakan lembaga pendidikan yang menyediakan program PG, TK, dan Daycare Program Plus berbasis kurikulum inovatif dan holistik.

Lembaga ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung guna membantu perkembangan anak secara optimal.

Tenaga pengasuhnya disebut berpengalaman dan ramah anak.

Daycare ini juga mengklaim fasilitas lengkap untuk mendukung pembelajaran dan stimulasi anak usia dini.

Baca juga: Terseret dalam Perang Iran, AS Jatuhkan Sanksi pada Kilang Minyak China

Little Aresha beroperasi dari Senin hingga Sabtu dengan jam operasional fleksibel mulai sekira pukul 06.30-18.00 WIB.

Lokasinya berada di Jalan Pakel Baru Utara, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Little Aresha menerima anak mulai usia dua bulan hingga sekira delapan tahun.

Fasilitas yang disediakan termasuk ruang bermain indoor/outdor, ruang tidur full-AC, dan ruang kelas.

Selain itu juga disebut ada konsultasi perkembangan serta kunjungan dokter secara berkala untuk memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Selain pengasuhan, anak-anak mendapatkan pembelajaran yang disesuaikan usia guna menstimulasi kecerdasan dan karakter mereka secara menyeluruh.

Cara operasional dan layanan dirancang untuk fleksibilitas orang tua.

Waktu penjemputan bisa disesuaikan, program harian tersedia, dan sistem belajar mendukung tiga bahasa: Bahasa Indonesia; Inggris; dan Jawa.

Berdasarkan informasi dari sejumlah orang tua yang menitipkan anaknya, biaya daycare tersebut berkisar antara Rp900 hingga lebih dari Rp1 juta per bulan.

Baca juga: PILU Anak-Anak di Daycare Ini Dianiaya, Kaki Tangan Diikat, Tak Diberi Makan, 30 Karyawan Diperiksa

Polisi Ungkap Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Jogja Capai 103 Anak

Fakta mengejutkan kembali terungkap dalam kasus dugaan kekerasan di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Polresta Yogyakarta mencatat jumlah total korban mencapai 103 anak, dengan puluhan di antaranya terkonfirmasi mengalami kekerasan fisik.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, menjelaskan bahwa ratusan anak tersebut berada dalam rentang usia yang sangat rentan, yakni mulai dari bayi berusia 0 hingga balita.

Berdasarkan data yang dihimpun penyidik, tindakan kekerasan terdeteksi dialami oleh lebih dari separuh total anak yang dititipkan.

“Kalau jumlah semua kita lihat itu 103 anak. Tapi kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya, itu sekitar 53 orang. By data, ya,” ujar Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa daycare Little Aresha setidaknya telah beroperasi selama lebih dari satu tahun.

Sebagian besar pengasuh yang bekerja di tempat tersebut juga diketahui sudah memiliki masa kerja yang cukup lama.

Adrian menyebut jumlah korban ini masih sangat mungkin bertambah seiring dengan pengembangan kasus dan pemeriksaan saksi-saksi tambahan.

Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci motif di balik tindakan keji para pengasuh tersebut.

*/tribun-medan.com

sebagian artikel ini telah tayang di Tribuntrends

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved