Berita Viral
DEMI Selisih Harga Pertamax Dex Rp300, Pemilik Pajero di Belitung Rela Tempuh 75,8 KM
Demi selisih harga Pertamax Dex Rp300, pemilik Pajero di Belitung Timur rela tempuh jarak 75,8 kilometer
TRIBUN-MEDAN.COM – Demi selisih harga Pertamax Dex Rp300, pemilik Pajero di Belitung Timur rela tempuh jarak 75,8 kilometer.
Cerita pemilik Pajero bernama Pocah yang rela menempuh 75,8 kilometer demi selisih Pertamax Dex menjadi sorotan.
"Sekarang kayaknya saya lebih mending pakai Pertamina Dex. Bedanya cuma Rp300 per liter dibandingkan Dexlite.
Dengan harga yang sudah sama-sama mahal,
lebih baik saya pilih yang kualitasnya paling bagus," ujar Pocay dilansir Tribun-medan.com dari Bangkapos, Sabtu (25/4/2026).
Namun, pilihan tersebut tidak mudah direalisasikan.
Pasalnya, di wilayah Belitung Timur belum tersedia stasiun pengisian yang menyediakan Pertamina Dex. Untuk mendapatkannya, Pocay harus menuju Tanjungpandan.
Baca juga: Respons Kubu Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda terkait Buku Gibran End Game
Sementara jarak dari Desa Lalang Jaya ke Tanjungpandan berkisar 75,8 Kilometer (Km). Pocay harus berkendara sejauh itu demi selisih Rp300.
“Jadi kalau ada urusan ke Tanjungpandan, itu kesempatan saya untuk isi penuh Pertamina Dex.
Karena di Manggar tidak ada yang jual, jadi kita harus pintar-pintar mengatur waktu,” katanya.
Di sisi lain, Pocay mengaku belum melakukan pengisian ulang sejak harga Dexlite melonjak. Seperti diberitakan, kini harga Dexlite di Babel Rp24.150.
Sedangkan untuk Pertamina Dex seharga Rp24.450.
Pascapengisian terakhir, Pocay kini lebih berhati-hati agar tangki tidak sampai kosong untuk menghindari beban pengeluaran sekaligus.
Baca juga: Guru dan Murid Viral Berkelahi di Kelas, Tidak Ada yang Melerai, Dianggap Lagi Akting
“Ini baru kemakan seperempat saja sudah mau saya isi.
Kalau seperempat itu saja sudah hampir Rp500 ribu.
Kalau nunggu kosong, berat sekali bayarnya,” ujarnya.
Meski memahami kondisi harga minyak global yang berfluktuasi, Pocay berharap harga BBM nonsubsidi dapat kembali turun ke level yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Harapan saya kalau bisa turun di angka Rp18.000 lah, itu masih oke.
Setidaknya di bawah Rp20.000 agar kami tidak terlalu terbebani,” ucapnya.
Baca juga: Reaksi KAI Soal Pria Mengamuk Usai Diduga Dilecehkan Pria Lain di KRL hingga Videonya Viral
Pocay mengaku baru mengetahui adanya kenaikan harga Dexlite pada hari yang sama pemberlakuannya, yaitu 18 April 2026.
Kini, dia harus merogoh koceknya sebanyak Rp1,8 juta untuk mengisi penuh tangki Pajero sekitar 75 liter.
“Itu bukan agak berat lagi, tapi berat banget!” katanya.
Situasi ini membuat Pocay mulai menyiasati penggunaan kendaraan.
Untuk aktivitas jarak dekat, ia beralih menggunakan mobil berbahan bakar bensin yang dinilai lebih terjangkau.
Sementara itu, Pajero hanya digunakan untuk keperluan tertentu.
“Sekarang kalau dekat-dekat, ya pakai yang bahan bakar bensin saja.
Kalau Pajero ini kita simpan dulu, pakai kalau terpaksa saja,” ungkapnya.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Bangkapos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Harga-BBM-Pertamina-terbaru-di-Sumatera-Utara-1.jpg)