Berita Viral

Sosok Wanita Masak Mie Instan dalam Kereta Api, Santai Tambah Telur dan Saos, Respons KAI, Bahaya?

Viral wanita masak mie instan pakai kompor listrik  di dalam gerbong kereta api jadi sorotan.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Tribunvideo
MASAK DALAM KERETA API - Viral wanita masak mie instan pakai kompor listrik di dalam gerbong kereta api jadi sorotan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral wanita masak mie instan pakai kompor listrik  di dalam gerbong kereta api jadi sorotan.

Wanita tersebut menggunakan colokan memasak mie instan di panci listrik.

Beragam komentar bermunculan di media sosial.

Pihak Kereta Api Indonesia pun sampai mengeluarkan imbauan.

Ada larangan setop kontak di kereta api untuk peralatan berdaya tinggi, seperti kompor listrik, rice cooker, hair dryer

Sementara, wanita itu mengaku tidak tahu kalau ada aturan yang melarang menggunakan kompor listrik di dalam kereta api.

Baca juga: Jadwal Siaran Liga Inggris Arsenal vs Newcastle, Peluang Rebut Puncak Klasemen, Bukayo Saka Absen

Wanita itu dengan santainya masak mi bahkan menambahkan telur dan saos sambal.

Baca juga: Jadwal Siaran Liga Inggris Arsenal vs Newcastle, Peluang Rebut Puncak Klasemen, Bukayo Saka Absen

Video itu diunggah oleh di akun Threads @purbamurhani.

Pada video itu ia tampak sedang menuangkan saos ke dalam panci listri berisi mi yang baru matang.

"Masak mi di kereta api," ucap Murhani.

Ia juga memperlihatkan colokan dari panci listrik.

Sosok wanita itu ternyata bernama Muhrani Purba

"Masih di Stasiun Tegal Guys masih panjang perjalanan, nikmati aja perjalanan dengan rebus soto medan

sederhana tapi nikmat," tulis Murhani.

Video itu pun viral di media sosial bahkan sampai ditanggapi oleh akun Threads @kai122_.

Unggahan Murhani dibanjiri komentar karena dianggap membahayakan penumpang lainnya.

"Selamat sore Kak Murhani.

Mohon maaf kak. Dalam perjalanan naik KA antarkota, penumpang tidak diperkenankan menggunakan outlet listrik di rangkaian KA untuk memasak.

Mohon kerja samanya untuk menjaga untuk turut menjaga keselamatan dan keamanan bersama," tulis akun KAI.

Pemilik akun @labulabubulabu menjelaskan bahwa apa yang dilakukan Murhani itu membahayakan perjalanan.

"IBUUUUUUK

ada colokan disitu bukan untuk masak mieee ibuuuuu, bukan untuk panci listrik ibuuuuu

Tapi untuk hp, laptop

Kalo dipake panci listrik gitu trus ampe ngejepret ampe konslet ibu bisa kesetrum ibuuuuu, perjalanan orang orang jadi terganggung ibuuuu Jangan egois ibuuuuuu," tulisnya.

 Karena ramai dibuli oleh netizen, Muhrani pun akhirnya meminta maaf.

Ia mengaku tak tahu kalau tindakannya itu ternyata tidak diperbolehkan.

"Halo semuanya,

Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas video yang sedang beredar.

Saya menyadari bahwa tindakan memasak mie di dalam kereta api adalah hal yang tidak diperbolehkan.

Saat kejadian, saya memang belum mengetahui adanya aturan tersebut, dan itu menjadi kekeliruan dari saya.

Tidak ada niat untuk melanggar aturan atau mengabaikan kenyamanan serta keselamatan penumpang lain.

Namun, saya memahami bahwa apa yang saya lakukan tetap tidak benar," tulisnya.

Ia mengaku kalau kejadian ini jadi pelajaran yang sangat penting untuk dirinya.

"Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi saya untuk lebih memahami dan menaati peraturan di ruang publik ke depannya.

Saya dengan tulus meminta maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman, termasuk pihak terkait.

Terima kasih atas pengertiannya," tulisnya lagi.

peristiwa tersebut diketahui terjadi di atas rangkaian KA Murhani saat berhenti di Stasiun Tegal, Rabu (22/4/2026).

Respons Humas Kereta Api

Menanggapi viralnya video tersebut, Manager Humas Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa setop kontak yang tersedia di setiap kursi diperuntukkan bagi perangkat elektronik pribadi dengan konsumsi daya rendah, seperti pengisian baterai ponsel, tablet, laptop, maupun earphone.

“Penggunaan setop kontak untuk peralatan berdaya tinggi, seperti kompor listrik, rice cooker, hair dryer, maupun alat elektronik rumah tangga lainnya sangat tidak diperbolehkan,” kata Luqman dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).

 “Selain melanggar aturan, hal tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan, serta mengganggu kenyamanan pelanggan lain,” lanjut Luqman.

Atas video viral yang beredar, Luqman menyayangkan tindakan penumpang tersebut yang menyalakan kompor listrik di salah satu gerbong kereta.

Dia mengatakan, hal tersebut bertentangan dengan ketentuan dan aturan KAI.

 Dia bilang, tindakan tersebut memiliki konsekuensi risiko keselamatan dan dapat mengganggu sistem kelistrikan kereta.

“Kami memahami perhatian publik terhadap isu ini. Oleh karena itu, KAI saat ini masih melakukan penelusuran dan pendalaman secara menyeluruh, guna memastikan kebenaran informasi yang beredar, sebagai bagian dari komitmen kami dalam menjaga keselamatan dan kualitas pelayanan,” tambahnya.

Dia mengingatkan bahwa penggunaan perangkat berdaya besar secara bersamaan dapat memicu beban listrik berlebih, yang berpotensi mengganggu sistem kelistrikan kereta.

Baca juga: Besarnya Biaya Layanan Video Conference BGN Rp 5,7 Miliar, Mahfud MD Singgung Boros Anggaran

Atas hal itu, KAI mengimbau agar penggunaan setop kontak dilakukan secara bijak.

Perangkat yang diperbolehkan terbatas pada gadget berdaya rendah, sementara alat elektronik berdaya tinggi tidak diperkenankan.

Dia mengimbau agar penumpang memastikan bahwa perangkat yang melakukan pengisian daya tidak mengalami panas berlebih. Dia juga menyarankan agar perangkat yang telah selesai melakukan pengisian daya untuk dilepaskan dari setop kontak.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk tidak hanya tertib dalam perjalanan, tetapi juga bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Pastikan informasi yang diterima telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” tegas Luqman.

Baca juga: Alasan Gubernur Kaltim Butuh Kursi Pijat Seharga Rp 125 Juta, Kini Siap Hadapi Hak Angket DPRD

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Artikel ini dikutip dari Kompas.com dan TribunnewsBogor.co

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved