Berita Viral

KRONOLOGI Oki Setiana Dewi Diteror Usai Jadi Saksi Kunci Dugaan Syekh Ahmad Al Misry Lecehkan Santri

Oki Setiana Dewi yang disebut sebagai saksi kunci, kini dikabarkan menjadi korban teror setelah membantu mengungkap kasus ini.

Instagram/Oki Setiana Dewi
SAKSI KUNCI - Beginilah kronologi Oki Setiana Dewi diteror usai jadi saksi kunci dugaan Syekh Ahmad Al Misry lecehkan santri. Syekh Ahmad Al Misry pun kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap lima santri laki-laki. 

Syekh asal Mesir itu mengeklaim dirinya memiliki bukti telah difitnah.

"Tuduhan pelecehan kepada santri, itu tidak benar adanya. Maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya, sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwenang dan juga ada saksi-saksinya," jelasnya, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis (23/4/2026).

Dia juga menyayangkan nama Nabi Muhammad SAW yang disebut dalam kasus ini.

Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut bukan hanya menyerang pribadinya, tetapi juga merupakan penghinaan terhadap simbol suci agama.

"Tuduhan fitnah yang sangat kejam, yang sangat melukai hati saya dan setiap orang muslim, adalah fitnah terhadap Rasulullah SAW melakukan pelecehan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Nauzubillah," tegasnya dengan nada emosional.

Ia bahkan bersumpah bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan fatwa atau pernyataan menyesatkan seperti yang dituduhkan.

"Demi Allah, saya tidak pernah berfatwa dengan hal demikian. Ini adalah dusta dan fitnah yang sangat kejam yang disebarluaskan di media sosial," tegas Syekh Ahmad.

Syekh Ahmad juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang melaporkannya serta rekan sesama dai yang ikut menyebarkan informasi tersebut tanpa melakukan klarifikasi langsung kepadanya.

Menurutnya, informasi yang beredar telah terdistorsi karena tidak adanya komunikasi dua arah.

"Orang-orang itu tidak pernah berjumpa dengan saya, berkomunikasi lewat WhatsApp pun tidak pernah. Sangat disayangkan banyak dai-dai yang menyebarluaskan fitnah ini tanpa tabayun (klarifikasi) kepada saya," sesalnya.

Menutup pernyataannya, Syekh Ahmad meminta jemaah dan seluruh kaum muslimin untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di jagat maya agar tidak terjebak dalam dosa fitnah.

"Para jemaah yang dimuliakan Allah SWT, seluruh kaum muslimin muslimat, kita harus berhati-hati ketika kita menyampaikan suatu informasi," pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved