Berita Papua

Seorang ASN Tewas Ditembak dalam Serangan OPM, TNI Bantah OPM Kuasai Kota Dekai

ASN Yohame merupakan putra daerah yang aktif dalam pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo.

Editor: Salomo Tarigan
Facebook Indonesian Defence Forum
AKSI OPM - OPM atau KKB kerap dicap teroris pemerintah Indonesia. Seorang ASN tewas ditembak dalam serangan di Kabupaten Dekai diduga dilakukan kelompok bersenjata dari OPM 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tewas ditembak dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata dari OPM Kodap XVI/Yahukimo di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Selasa (21/4/2026) malam.

Korban bernama Yohame (35), ASN di Kabupaten Yahukimo.

Yohame merupakan putra daerah yang aktif dalam pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo.

Koops TNI Habema menyatakan akan berkoordinasi dengan Polri dan melakukan pengejaran kepada kelompok OPM yang diduga terlibat penembakan seorang Aparatur Sipil Negara 

Yones dilaporkan tewas ditembak dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata dari OPM Kodap XVI/Yahukimo di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Selasa (21/4/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.20 WIT di Komplek Perumahan Eselon III. 

Yones ditembak saat berada di depan tempat tinggalnya dan mengalami luka tembak di dada kanan. 

Dia juga sempat dilarikan ke RSUD Dekai, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIT.

 

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengecam penembakan itu dan akan mengambil langkah lanjutan

"Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri dan melakukan pengejaran terhadap kelompok OPM yang terlibat dalam penembakan ini," kata Wirya saat dikonfirmasi pada Kamis (23/4/2026).

Pelaku diduga melarikan diri ke wilayah hutan.

"Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sembari memastikan pengamanan di Papua Pegunungan terus diperkuat," pungkas dia.

TNI Bantah Klaim OPM Kuasai Kabupaten Dekai

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan pernyataan pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang mengklaim telah menguasai Kota Dekai, Yahukimo adalah informasi bohong alias hoaks.

 

Lucky menegaskan, klaim OPM tersebut tak lebih dari upaya penghasutan dan penyebaran teror untuk menakut-nakuti masyarakat Papua dalam menjalankan aktivitasnya.

"Saya pastikan isu dan teror, terutama klaim juru bicara (jubir) TPNPB-OPM, Sebby Sambom adalah hoaks. Kota Dekai, Jalan Gunung serta bandara sebagai penunjang aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang didampingi oleh TNI, tetap berjalan 24 jam seperti biasanya," kata Lucky, Rabu (22/4/2026).

 

Ia menegaskan bahwa kedaulatan masyarakat Papua tidak akan goyah oleh intimidasi melalui penebaran aksi teror dan ancaman.

 

Eks Panglima Komandi Daerah Militer XXIV/ Mandala Trikora ini menyatakan, masyarakat di Bumi Cenderawasih tidak lagi mudah terhasut isu - isu yang disebarkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

 

Penegas dari kuatnya moral rakyat Papua tercermin saat kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di wilayah ufuk timur tersebut.

 

"Meski KKB sebelumnya gencar menyebarkan ancaman serangan besar-besaran di Kabupaten Yahukimo, kenyataan di lapangan justru menunjukkan pemandangan yang kontras," kata dia.

 

Lebih lanjut, ia memastikan segala bentuk propaganda yang diunggah KKB di media sosial hanya bagian dari upaya keputusasaan untuk menciptakan rasa takut. 

 

Antusiasme dari animo masyarakat untuk menemui Wapres dinilai menjadi tamparan keras bagi provokasi KKB yang gagal menghasut rakyat Papua.

 

"Masyarakat Papua sudah tidak dapat lagi terhasut, apalagi takut pada teror KKB. Parameternya sederhana, lihat tingginya volume dan antusiasme warga menyambut Bapak Gibran di Yahukimo. Ini adalah bukti rakyat ingin pembangunan, bukan kekacauan," tegas Lucky.

 

Adapun dalam kunjungannya di Papua, Wapres Gibran juga menyambangi Koramil 1715/06 Dekai, yang juga menjadi markas Satgas TNI. 

Wapres menekankan bahwa keberanian para prajurit TNI dalam menghadapi teror KKB adalah nyawa bagi program strategis pemerintah, termasuk peninjauan layanan kesehatan dan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk peningkatan kualitas hidup anak - anak Papua.

"Terima kasih kepada rekan-rekan TNI dan Polri yang telah mempertaruhkan segalanya untuk menjaga situasi tetap aman. Kunjungan ini bisa berjalan lancar adalah berkat dedikasi kalian di lapangan," ungkap Gibran.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

 Sumber: Tribunnews

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved