Breaking News

Piala Dunia 2026

Daftar Aturan Baru Piala Dunia 2026 Soal Pura-pura Cedera hingga Pemain Buang-buang Waktu

Inilah regulasi aturan baru Piala Dunia 2026. Seperti diketahui, Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/FIFA/AI/ILUSTRASI
PIALA DUNIA 2026 - Wolrd Cup atau Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini mencetak sejarah dengan diselenggarakan bersama oleh tiga negara di Amerika Utara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, serta diikuti oleh 48 tim nasional. 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah regulasi aturan baru Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Turnamen ini mencetak sejarah dengan diselenggarakan bersama oleh tiga negara di Amerika Utara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, serta diikuti oleh 48 tim nasional.

Baca juga: Gol Erling Haaland, Manchester City Rebut Puncak Klasemen Liga Inggris, Arsenal Rawan Gagal Juara

Tak hanya menambah jumlah tim peserta melainkan juga memunculkan sederet regulasi baru agar permainan bisa berjalan adil.

Regulasi baru ini telah diumumkan dan disepakati oleh FIFA serta Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB).

Dinukil BolaSport.com dari laman resmi IFAB, regulasi baru ini diumumkan dalam rapat dewan tahunan ke-140 yang digelar di Hensol, Wales, pada Februari 2026.

Adanya regulasi ini dimaksudkan untuk membentuk masa depan permainan sepak bola agar waktu pertandingan berjalan lebih efektif.

Meskipun sepak bola dimainkan selama 90 menit waktu normal, sering terjadi jumlah waktu yang dimainkan dalam pertandingan amat sedikit.

Disadur dari BBC, rata-rata waktu bersih permainan sepak bola hanya sekitar 54-60 menit dari total 90 menit.

Rata-rata waktu bersih ini tercipta karena berbagai kejadian di lapangan seperti pemain cedera, selebrasi pemain, bola keluar lapangan, hingga taktik yang sengaja memperlambat permainan.

Praktis pada rapat dewan tahunan ke-140, IFAB menyepakati beberapa regulasi baru yang akan diimplementasikan di Piala Dunia 2026.

Apa saja regulasi baru tersebut?

Berikut daftarnya:

 

Hitungan Mundur untuk Tendangan Gawang dan Lemparan ke Dalam

Setelah menetapkan aturan maksimal 8 detik bagi kiper memegang bola, IFAB menghadirkan regulasi baru untuk tendangan gawang dan lemparan ke dalam.

Pada fase permainan ini, wasit akan menghitung waktu selama 5 detik bagi pemain untuk melakukan tendangan gawang dan lemparan ke dalam.

Jika tendangan gawang tak kunjung dilakukan dalam waktu 5 detik tersebut, maka wasit akan memberikan tendangan sudut bagi lawan.

Kemudian jika bola tak kunjung dilempar dalam waktu 5 detik itu, maka wasit akan memberikan lemparan ke dalam buat lawan.

Batasan Waktu untuk Pergantian Pemain

Pergantian pemain kerap dimanfaatkan berbagai tim untuk membuang-buang waktu, terutama saat berada dalam posisi unggul.

Hal ini menjadi sorotan IFAB yang kemudian membuat regulasi baru berupa batasan waktu saat melakukan pergantian pemain.

Baca juga: Usai Suaminya Didemo, Istri Gubernur Kaltim Singgung Soal Etika: Tidak Komentari Kehidupan Orang


Nantinya di Piala Dunia 2026, pemain yang akan diganti harus keluar lapangan dalam waktu 10 detik setelah papan pergantian pemain ditampilkan.

Apabila pemain tak meninggalkan lapangan dalam waktu tersebut, pemain pengganti harus menunggu 1 menit dan menunggu hingga permainan terhenti.

Protokol Cedera

Agar bisa membuang-buang waktu saat timnya unggul, banyak pemain terkadang berpura-pura cedera di tengah permainan.

IFAB menyadari potensi banyaknya waktu terbuang karena pemain yang berpura-pura cedera.

Untuk mengatasinya, IFAB menetapkan bahwa pemain yang cedera dan mendapatkan perawatan harus keluar dari lapangan.

Saat berada di luar lapangan untuk perawatan, mereka harus menunggu selama 1 menit sebelum diperbolehkan masuk kembali ke lapangan.

Peningkatan VAR

Regulasi baru juga hadir untuk penggunaan VAR di Piala Dunia 2026.

 Dalam rapat dewan tahunannya, IFAB menyetujui beberapa peningkatan dalam penggunaan VAR.

Di turnamen tersebut, VAR diperbolehkan mengintervensi kartu kuning kedua yang menyebabkan pemain harus diusir dari lapangan.

Selain itu, VAR juga bisa mengintervensi keputusan wasit yang salah memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain.

Terakhir, VAR juga dapat memutuskan tendangan sudut yang diberikan secara tidak benar oleh wasit atau hakim garis.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Sumber: bolasport.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved