Berita Viral

Sosok Hendrikus Pembunuh Nus Kei yang Postingannya Soal Kerjaan Bayaran Rp1 M Disorot

Inilah sosok atlet MMA Hendrikus Rahayaan (28) pembunuh Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei di bandara

Tribun Medan Kolase
HENDRIKUS RAHAYAAN: Hendrikus Rahayaan (28) pembunuh Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei. postingannya soal kerjaan bayaran Rp1 miliar jadi sorotan. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok Hendrikus Rahayaan (28) pembunuh Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei yang tengah jadi sorotan.

Tak hanya sosok Hendrikus Rahayaan yang jadi sorotan, postingannya soal kerjaan bayaran Rp1 miliar juga ramai diperbincangkan.

Hendrikus Rahayaan familiar di media sosial Instagram.

Pemuda asal Maluku ini kerap mengunggah aktivitasnya sebagai atlet bela diri di akun medsos Instagram bernama @hendrikus.rahayaan.

Lantas, siapa Hendrikus?

Hendrikus Rahayaan dikenal sebagai atlet Mixed Martial Arts (MMA).

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026).
Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026). (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

Salah satu pelaku penikaman yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, ternyata seorang atlet Mixed Martial Arts (MMA).

Mixed Martial Arts (MMA) adalah olahraga kontak penuh yang menggabungkan berbagai teknik bela diri—seperti pukulan, tendangan, dan kuncian (pergumulan)—baik dalam posisi berdiri maupun di lantai.

Olahraga ini mengombinasikan disiplin seperti tinju, muay thai, jiu-jitsu Brasil, gulat, dan judo untuk melumpuhkan lawan dalam kompetisi. 

Nama Hendrikus tercatat di PDDikti sebagai mantan mahasiswa S1 Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Ia dijuluki Kei Bad Boy.

Nama panggilannya Hendra.

Baca juga: Sosok Anak Bupati Sulsel Dipolisikan Usai Diduga Aniaya Pacar Karena Minta Putus

Hendrikus merupakan fighter aktif di Paguyuban Rambo Muaythai di Semarang.

Pria kelahiran Watran, Kota Tual, Maluku pada 6 Desember 1997 itu pernah menyabet juara di Kejuaraan Muaythai Open se-Jawa di GOR Universitas Semarang.

Hendrikus yang dibesarkan di Desa Hollat, Kei Besar, mengenal atlet MMA profesional, yakni Abdul Aziz Calim.

Lalu dia bergabung dengan sasana 3H Gym di Maluku.

Prestasi yang pernah diraih antara lain emas Wushu di Pekan Olahraga Provinsi Maluku, dua emas di ajang One Pride MMA, emas Pra-PON, hingga perunggu di PON.

Disisi lain sebelumnya Hendrikus Rahayaan mengunggah sebuah postingan di akun Instagramnya.

Ia mengaku sedang bingung tawaran pekerjaan yang bayarannya mencapai Rp1 miliar.

"Dikasih kerjaan 1 M ambil ginjal bintang," tulisnya.

Baca juga: Bocoran Gaji Jose Mourinho, Tawarkan Diri Jadi Pelatih Real Madrid

Namun ia tidak menjekaskan pekerjaan apa yang ditawarkan padanya.

Di caption unggahan ia juga menulis sedang pikir-pikir terkait pekerjaan itu.

Unggahan terakhirnya itu dibuat pada 9 Maret 2026.

Tidak diketahui apakah unggahan Hendrikus itu ada kaitan atau tidak dengan kasus penikaman terhadap Nus Kei.

Akun Instagram Hendrikus kini ramai digeruduk warganet.

Unggahan tersebut menuai komentar dari netizen di tengah heboh kasus penikaman mrenggut nyawa Nus Kei.

"Salfok sama tulisan dan captionnya setelah terduga kasus pembunuhan," tulis warganet.

"Ngaku atlet MMA tapi main pakai sajam (senjata tajam)," timpal netizen lainnya.

*/tribun-medan.com

sebagian artikel ini telah tayang di Bangkapos

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved