Berita Viral

Pacaran Tunjukkan Slip Gaji, Rully Malah tak Beri Boiyen Uang Setelah Menikah: Nafkah Saya Sendiri

Kini, Boiyen mengungkap dirinya belum pernah diberi nafkah oleh pria yang akrab disapa Ezel itu.

Instagram
TAK DINAFKAHI - Boiyen dan Rully Anggi Akbar menggelar pesta pernikahan di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (15/11/2025). Kini Boiyen mengaku tak pernah dinafkahi sang suami selama menikah (INSTAGRAM @weddingsfactory) 

TRIBUN-MEDAN.com - Pacaran tunjukkan slip gaji, Rully malah tak beri Boiyen uang setelah menikah.

Kata Boiyen, meski saat itu berstatus istri Rully, ia belum dinafkahi. 

Boiyen sendiri sudah menggugat cerai sang suami pada 20 Januari 2026.

Baca juga: Sekkab di Maluku Utara Dilaporkan Istri Dugaan Bermain Judi Online, Lela: Saya Sangat Malu

Baru menikah, mencuat dugaan kasus penipuan yang menjerat Rully Anggi Akbar, sang suami.

Sebulan setelah masalah hukum yang menimpa pria berprofesi dosen itu mulai terungkap ke publik, Boiyen mengambil langkah tegas.

Adapun Boiyen mengaku tidak pernah mendapat nafkah dari suaminya.

Baca juga: Lirik Lagu Karo Perik Ngulangken Asar Dipopulerkan oleh Bahagia Surbakti

Sebab itulah, Rully Anggi dianggap mokondo dan numpang hidup ke Boiyen.

Terkait hal tersebut, kuasa hukum Rully, Ben Zebua pun memberikan tanggapan.

Ben Zebua mempertanyakan istilah mokondo yang dilayangkan kepada pria yang akrab disapa Ezel itu.

"Mokondonya apa nih? Apakah modal konsisten doang kan kita enggak tahu," kata Ben, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (21/4/2026) melansir dari Tribunnews.com.

"Kalau ranah itu saya belum pernah diberitahu ya oleh yang bersangkutan, mungkin bisa ditanyakan ketika kita bertemu," sambungnya.

Baca juga: Ditantang Bupati Deliserdang, BUMD BPJ Geluti Bisnis Perumahan Subsidi

Di samping itu, Ben ingin kasus penipuan yang melibatkan Rully segera diproses.

Kasus yang menjerat Rully Anggi sendiri sempat menjadi perhatian publik.

Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pengusaha berinisial RF pada 6 Januari 2026 atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi kuliner senilai ratusan juta rupiah.

"Makanya ini pengin banget ketika dipanggil datang, ya silakan teman-teman mempertanyakan biar clear kan," terang Ben Zebua.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved