Berita Viral

WN Malaysia Bangun Laboratorium Narkoba Modus Produksi Vape di Apartemen Tangerang: Golongan II

Polisi membongkar laboratorium narkoba yang dibangun warga negara Malaysia di sebuah apartemen di Tangerang, banten, Jumat (17/4/2026). 

TRIBUN MEDAN
Polisi membongkar laboratorium narkoba yang dibangun warga negara Malaysia di sebuah apartemen di Tangerang, banten, Jumat (17/4/2026).  

TRIBUN-MEDAN.com - Polisi membongkar laboratorium yang dibangun warga negara Malaysia di sebuah apartemen di Tangerang, banten, Jumat (17/4/2026). 

Pelaku inisial CK (40) menutupi aksinya dengan berpura-pura sebagai pedagang vape

Dia berpura-pura memproduksi vape kepada penghuni apartemen. 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap CK setelah mendapatkan laporan warga. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David mengatakan, laboratorium itu diduga memproduksi narkotika dalam skala besar dengan sasaran remaja perkotaan.

“Kami membongkar clandestine lab home industri pembuatan cartridge vape berisi cairan etomidate, narkotika golongan II yang belakangan marak digunakan kaum remaja perkotaan. Dari barang bukti serbuk etomidate sekitar 2,5 kg, dapat diproduksi hingga sekitar 380.000 cartridge vape,” tutur Ahmad David, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Lirik Lagu Batak Pakejamhu yang Dipopulerkan oleh Nagabe Trio

Baca juga: KOPASSUS Pastikan Tidak Ada Peristiwa Panglima Kopassus Letjen Djon Tampar Seskab Teddy di Istana

Polisi menyita barang bukti berupa 2,5 kilogram serbuk etomidate, 30 liter cairan propilen glikol, ratusan cartridge siap edar, serta sejumlah peralatan produksi seperti mesin press, alat suntik cairan, mixer, dan timbangan.

Dari jumlah bahan tersebut, diperkirakan dapat menghasilkan hingga 380 ribu cartridge vape.

Selain itu, tersangka diduga telah mengedarkan sedikitnya 1.409 cartridge sebelum ditangkap. 

“Pembongkaran ini tergolong besar dilihat dari barang bukti yang diamankan. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, kami perkirakan 380.996 jiwa yang berpotensi kami selamatkan dari penyalahgunaan narkoba ini," tuturnya.

Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba melalui layanan kepolisian.

“Masyarakat diharapkan menjauhi narkoba dan segera melapor jika menemukan indikasi peredaran,” ujarnya.

Baca juga: PENYESALAN Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu ke Lawan, Siap Terima Sanksi: Bodoh

Baca juga: Hasil Uji Makalah Seleksi Eselon II Pemko Siantar, Sejumlah nama PNS Lolos Tahap Berikutnya

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di wartakota

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved