Berita Viral

Respons Bahlil Lahadalia Tewasnya Kader Golkar Nus Kei, Ambil Langkah Organisasi Kawal Kasus

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia angkat bicara terkait tewasnya Nus Kei.

Editor: Salomo Tarigan
ARSIP Tribunnews.com/ Taufik Ismail
KETUM GOLKAR BAHLIL - Menteri Investasi yang juga Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia angkat bicara terkait tewasnya Nus Kei.

Nus Kei merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora.

Nus Kei tewas ditikam di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026).

DITIKAM - Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026).
DITIKAM - Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026). (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

 Bahlil menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Nus Kei yang disebutnya sebagai sosok saudara.

"Ya kami turut berduka atas meninggalnya Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, saudara saya, Bang Nus. Dan semoga diterima oleh Allah SWT," kata Bahlil, saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Bahlil menyebut bahwa DPP Partai Golkar telah mengambil langkah organisasi dengan menginstruksikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) untuk mengawal kasus ini hingga selesai.

"Dan DPP Golkar, sudah saya meminta kepada Sekjen untuk mendampingi dalam rangka melakukan proses sampai tuntas," ujarnya. 

Baca juga: Disambar Kereta Api, Seorang Pengemudi Ojol Tewas Terpental di Medan Denai

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini mendorong agar kasus penikaman tersebut diusut tuntas. 

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara di Provinsi Maluku, Minggu (19/4/2026).
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara di Provinsi Maluku, Minggu (19/4/2026). (TRIBUN MEDAN/Istimewa)

"Kita serahkan kepada para penegak hukum. DPP Golar telah meminta agar ini diusut secara tuntas," tegas Bahlil. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Nus Kei tewas setelah menjadi korban penikaman di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026), sekira pukul 11.25 WIT.

Korban yang saat itu baru tiba dari Jakarta ditusuk menggunakan sebilah pisau.

 Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Nus Kei tidak tertolong akibat luka parah yang dideritanya.

Pihak kepolisian Polda Maluku pun telah menangkap dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36).

Keduanya ditangkap hanya dua jam setelah kejadian tersebut. 

Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

 Dua tersangka kasus penikaman yang menyebabkan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei tewas terancam pasal pembunuhan berencana.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved