Berita Viral
KRONOLOGI Camat Tipu Warga Rp25 Juta, Pelaku Kini Pensiun, Korban Cari Keadilan
Korban mengaku, anaknya dijanjikan sebagai tenaga outsourcing di lingkungan Pemkot Surabaya.
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah kronologi camat tipu warga Rp25 juta.
Belakangan diketahui pelaku kini pensiun sedangkan korban masih mencari keadilan.
Apalagi penipuan itu dilakukan saat pelaku masih berstatus ASN.
Baca juga: Viral Wanita Jadi Selingkuhan Suami Orang, Ngaku Nyesal Berhubungan saat Istri Sah sedang Hamil
Diketahui camat tersebut merupakan pejabat di Pemkot Surabaya.
Kasus ini berawal saat pelaku diduga menipu warga untuk mendapatkan pekerjaan.
Oknum Camat yang kini sudah pensiun tersebut, menipu warga hingga puluhan juta.
Baca juga: Putusan PK MA: Pemprov Sumut dan Pemko Siantar, Wajib Bayar Rp 40,7 Miliar Untuk Lahan SMA 5
Meski sudah memberikan uang Rp25 juta, namun pekerjaan tak didapatkan.
Korban lantas mengadu langsung ke Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Video korban penipuan itu pun beredar luas.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengecam keras dugaan penipuan bermodus lowongan kerja yang melibatkan mantan Camat di wilayah Surabaya Barat tersebut.
"Atas kejadian ini kami mengimbau dan mewanti-wanti agar setiap pejabat ASN maupun anggota dewan tidak menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi," kata Yona, Minggu (19/4/2026).
Sebagaimana video yang beredar, peristiwa terjadi sudah lama.
Korban mengaku, anaknya dijanjikan sebagai tenaga outsourcing di lingkungan Pemkot Surabaya.
Baca juga: USTAZ di Bogor Dipolisikan Kasus Pelecehan 7 Anak, Pelaku Masih Kerja, Korban Juga Murid Pelaku
Yang bersangkutan diminta membayar Rp25 juta.
Namun janji tersebut tidak terealisasi hingga berbulan-bulan, sementara uang yang telah diserahkan tidak kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dana-bansos-dana-BLT-Penerima-Bantuan-Subsidi-Upah-Simpan-ilustrasi-uang-gaji-karyawan.jpg)