Berita Viral
Geger di Bandara Karel Sadsuitubun, Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas ditikam di Bandara
Namun, pelaku melakukan perlawanan dan melarikan diri.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam area bandara, tetapi akhirnya terjatuh di dekat pintu keluar.
"Saudara Agrapinus Rumatora sempat lari ke dalam bandara namun terjatuh di pintu keluar bandara dan sempat mendapat pertolongan dari petugas bandara Karel Sadsuitubun," kata Dave.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka yang diderita.
"Pukul 11.44 WIT, Agrapinus Rumatora dinyatakan meninggal dunia oleh dr. Irene Ubro akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital," ujar Dave.
Setelah kejadian, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan, pelaku berjumlah dua orang, yakni HR (28) dan FU (36).
Polda Maluku menyatakan kasus ini akan ditangani secara profesional dan meminta masyarakat tetap tenang.
“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” tuturnya.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” ucapnya.
Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polda Maluku untuk diproses lebih lanjut dan menyelidiki motifnya.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: KABAR DUKA - Karmia Krissanty Tandjung, Putri Politisi Senior Golkar Akbar Tandjung Meninggal Dunia
Bandara Karel Sadsuitubun
Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara
Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara
Agrapinus Rumatora alias Nus Kei
| SOSOK Sampurno, Kepala Desa Pakel Lumajang, Dikeroyok dan Dibacoki Belasan Orang, Tapi Tidak Mempan |
|
|---|
| 9 Siswa Acungkan Jari Tengah ke Guru di SMAN 1 Purwakarta Kini Diskors 19 Hari |
|
|---|
| KRONOLOGI Anak Habisi Nyawa Ibu Kandungnya Cuma Gegara Disuruh Mandi, Tangan Korban Dipotong |
|
|---|
| GEGARA Uang, Anak Perempuan Aniaya Ayah Kandungnya Hingga Tewas, Sempat Dipisahkan Tetangga |
|
|---|
| POLISI Anulir Tersangka yang Menghamili Siswi SMA, Terkuak Hasil Tes DNA Lebih Cocok ke Kakek Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ketua-DPD-Golkar-Maluku-Tenggara.jpg)