Breaking News

Berita Viral

SOSOK Slamet Riyanto, Pria Ancam Bakal Bom Minimarket Bawa Barang tak Bayar, Ngaku Kenal Paspampres

Pria tersebut sudah diserahkan ke pihak kepolisian. Ia kemudian dikembalikan ke pihak keluarga. Begini jalan ceritanya.

TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
PRIA ANCAM BOM: Slamet Riyanto (49), pria yang diduga meresahkan warga dengan pengancaman di kawasan Jalan Watu Kaji Raya, Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (16/4/2026) malam, untuk dibawa ke Mapolsek Banyumanik. 

Di sana, dia mendapati pria itu justru tengah membuat keributan dengan kasir.

“Dia marah-marah, ngaku kenal orang penting, mengaku kenal paspampres, bahkan bilang kenal wali kota dan pemilik pusat minimarket,” tambah dia.

Sementara itu, Abril (24), karyawan minimarket, mengungkapkan pria tersebut masuk ke dalam toko, sempat ke kamar mandi, lalu berkeliling sebelum mengambil barang berupa pistol mainan dan senter.

Baca juga: Keluarga Besar Ritonga Menggelar Halalbihalal PRDB Pererat Silaturahmi di Medan

“Dia minta barang itu langsung dibawa, katanya mau ninggalin KTP saja. Tapi nadanya memaksa dan sempat mengancam,” kata Abril.

Tak hanya itu, pria tersebut juga sempat melontarkan ancaman akan meledakkan toko jika permintaannya tidak segera dipenuhi.

“Dia bilang mau ngebom toko kalau tidak dilayani cepat,” ujarnya.

Mengikuti prosedur operasional, pihak minimarket kemudian melaporkan kejadian tersebut ke atasan dan diteruskan ke Polsek Banyumanik. 

Baca juga: GM PLN UID Sumut Turun Langsung Pastikan Pembangunan Listrik Desa di Unte Makmur Rampung April Ini

Tak lama berselang, polisi bersama relawan datang ke lokasi dan mengamankan pria tersebut.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo, menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan perampasan, melainkan baru sebatas dugaan rencana pemerasan.

“Bukan perampasan, tapi baru mau rencana pemerasan,” jelasnya singkat.

Ia pun sempat memberikan keterangan tidak koheren.

Dia mengaku hanya ingin membeli pistol mainan untuk anaknya, namun juga mengakui sempat mengancam sebagai bentuk gertakan.

“Itu cuma gertakan saja biar cepat dilayani,” ucap dia.

Baca juga: SADIS! Perempuan Berinisial YA Tega Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Awalnya Cekcok soal Uang

Dari hasil penanganan, polisi menduga yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan.

Setelah diamankan dan dimintai keterangan, pria tersebut akhirnya telah diantarkan ke pihak keluarga.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved