Berita Viral

SOSOK Alung Ramdhan Bandar Narkoba 58 Kg Santai Kabur Dari Polda Jambi, Ditangkap Setelah 6 Bulan

Inilah sosok Alung Ramadhan bandar narkoba 58 kilogram yang kabur dari Polda Jambi pada Oktober 2025 lalu.

TRIBUN MEDAN
Inilah sosok Alung Ramadhan bandar narkoba 58 kilogram yang kabur dari Polda Jambi pada Oktober 2025 lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok Alung Ramadhan bandar narkoba 58 kilogram yang kabur dari Polda Jambi pada Oktober 2025 lalu. 

Alung Ramadhan kembali ditangkap pada 15 April 2026. 

Pada rekaman CCTV yang beredar, Alung tampak santai kabur saat diperiksa di Polda Jambi

Polisi menangkap Alung setelah 6 bulan pencarian. 

Dia ditangkap bersama 5 rekannya di kawasan Kuala tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Kabarnya, Alung akan berlayar menggunakan perahu keluar dari wilayah Jambi.

Kaburnya Alung terekam kamera CCTV yang diunggah mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Manang Soebeti.

Dalam video tersebut, terlihat Alung melompat dari jendela Gedung Mapolda Jambi sekitar pukul 20.06 WIB.

Bandar narkoba M Alung Ramadhan santai kabur dari Polda Jambi. Alung merupakan bandar narkoba dengan barang bukti 58 kilogram sabu. 
Bandar narkoba M Alung Ramadhan santai kabur dari Polda Jambi. Alung merupakan bandar narkoba dengan barang bukti 58 kilogram sabu.  (TRIBUN MEDAN)

Alung terlihat santai berjalan ke arah parkiran motor dengan hanya menggunakan kaos dan celana pendek tanpa mengenakan alas kaki.

Pada video terpisah, akun @jambisharing mengunggah Alung saat dalam ruang pemeriksaan sambil ditanyai Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar.

Dalam pengakuannya, Alung menyebut jika pihak keluarganya awalnya sudah akan menyerahkan dia ke polisi.

"Masih takut mau menyerahkan diri. Pihak keluarga sudah mau menyerahkan diri, tapi saya takut menyerahkan diri pak," kata Alung.

Dalam video Alung terlihat mengenakan baju orange (tahanan kepolisian) dan celana dengan warna senada.

Rambutnya terlihat berantakan dan sedikit panjang bergelombang.

Dia terlihat duduk menghadap ke samping, ke arah Kapolda Jambi yang sedang menanyainya.

Tangan Alung diborgol di belakang badannya.

Selama enam bulan masa pelarian, Alung tampak sengaja atau tidak sengaja mengubah identitas visualnya. 

Dalam foto kepolisian, Alung memiliki gaya rambut pendek, rapi, dengan potongan jabrik di bagian atas. 

Saat digiring petugas di Mapolda Jambi pada Kamis (16/4/2026), rambut Alung kini terlihat jauh lebih panjang, gondrong, dan bergelombang hingga menutupi telinga serta dahi. 

Perubahan ini diduga kuat akibat masa pelarian selama enam bulan yang membuatnya tidak sempat mencukur rambut. 

Baca juga: Inara Tak Punya Bukti Nikah Siri, Kecurigaan Mawa Terjawab: Saksi dan Ustaz Tidak Ada

Baca juga: 11 Pejabat di Kota Tanjungbalai Dilantik, Berikut Nama-nama dan Jabatannya

Kronologi kabur

Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim melalui proses pembuntutan (surveillance) yang intensif. 

Dalam interogasinya, Alung mengakui pelarian sebelumnya dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan petugas di lapangan.

“Tersangka Alung mengakui dia memanfaatkan kelengahan petugas saat kabur,” ungkap Irjen Pol Krisno H Siregar dalam konferensi pers Kamis kemarin.

Saat kejadian, dia melarikan diri dari jendela lantai dua ruang pemeriksaan Polda Jambi.

Setelah berhasil melepaskan kabel ties ditangannya, Alung diketahui sempat bersembunyi di Masjid yang berada di lingkungan Mapolda Jambi.

"Dia mengaku tahu saat itu petugas mencari dia. Dan bersembunyi di sana (masjid)," kata Krisno pada Kamis (16/4/2026).

Saat keluar dari Mapolda Jambi, diektahui Alung pergi ke arah Aur Duri dengan cara berjalan kaki.

"Kemdian dia melarikan diri ke Tanjung Jabung Barat, karena ada keluarga di sana," ujarnya.

Penangkapan ini tidak hanya mengakhiri pelarian Alung, tetapi juga menjadi pintu masuk kepolisian untuk mengaudit secara internal proses pengamanan sebelumnya. 

Kapolda Jambi memastikan komitmen pemberantasan narkotika di Jambi tetap menjadi prioritas utama, terlepas dari segala upaya tersangka untuk mengecoh petugas melalui perubahan penampilan fisik.

Baca juga: Lirik Lagu Batak Dadap Jo Mak E yang Dipopulerkan oleh Suryanto Siregar

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jambi.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved