Berita Viral
VIRAL Video CCTV Bandar Narkoba 58 Kg Kabur dari Polda Jambi, Lompat Jendela, 6 Bulan Jadi Buronan
Bandar narkoba M Alung Ramadhan santai kabur dari Polda Jambi. Alung merupakan bandar narkoba dengan barang bukti 58 kilogram sabu.
TRIBUN-MEDAN.com - Bandar narkoba M Alung Ramadhan santai kabur dari Polda Jambi. Alung merupakan bandar narkoba dengan barang bukti 58 kilogram sabu.
Dari rekaman CCTV di Polda Jambi, Alung tampak santai turun dari lantai dua Polda Jambi lalu pergi pada 10 Oktober 2025 lalu.
Video Alung kabur kini viral di media sosial, Sabtu (18/4/2026).
Rekaman tersebut, yang dibagikan oleh mantan Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Manang Soebeti.
Pada rekaman itu memperlihatkan Alung melompat dari jendela Gedung Mapolda Jambi tepat pada pukul 20.06 WIB.
Dengan hanya mengenakan kaus dan celana pendek, Alung terlihat berjalan sangat santai menuju area parkiran motor tanpa menggunakan alas kaki.
Dia tampak memanfaatkan kelengahan petugas di tengah kegelapan malam.
Baca juga: Nasib Tragis Siswi SMP Lahiran di Kamar Mandi, Dirudapaksa Ayah Kandung Sejak SD Saat Istri Tidur
Baca juga: Inara Tak Punya Bukti Nikah Siri, Kecurigaan Mawa Terjawab: Saksi dan Ustaz Tidak Ada
Sembunyi di Masjid Sebelum Melarikan Diri
Setelah enam bulan menyandang status Daftar Pencarian Orang (DPO), Alung akhirnya diringkus kembali oleh tim Polda Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Rabu (15/4/2026).
Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (16/4/2026), Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar membeberkan fakta mengejutkan dari hasil interogasi.
Alung mengakui bahwa sesaat setelah melompat, ia tidak langsung meninggalkan kompleks kepolisian.
"Dia mengaku tahu saat itu petugas mencari dia. Dan bersembunyi di sana (masjid)," ungkap Irjen Pol Krisno H Siregar.
Setelah situasi dirasa aman, Alung keluar dari Mapolda dan berjalan kaki menuju arah Aur Duri sebelum akhirnya menyeberang ke Tanjung Jabung Barat untuk bersembunyi di rumah kerabatnya.
Transformasi Fisik dan Sorotan pada "Kampung Narkoba"
Selama masa pelarian setengah tahun, penampilan Alung berubah drastis. Jika sebelumnya ia dikenal dengan rambut pendek rapi, saat ditangkap kembali rambutnya tampak gondrong dan bergelombang hingga menutupi telinga.
Perubahan ini diduga kuat sebagai upayanya untuk mengecoh petugas selama bersembunyi di wilayah pesisir.
Kasus Alung juga membuka luka lama bagi warga Kelurahan Penyengat Rendah, tempat tinggal asalnya.
Lurah setempat, Haikal Fahlevi, mengakui bahwa wilayah tempat tinggal Alung memang telah lama menjadi sarang peredaran narkotika.
"Bagaimana generasi anak-anak di sini bisa berkembang, punya masa depan yang baik kalau narkoba masih terus merajalela," tutur Haikal dengan nada prihatin menanggapi maraknya transaksi sabu di wilayahnya.
Proses Hukum Berlanjut
Kini, Alung telah kembali mendekam di balik jeruji besi Polda Jambi untuk pemeriksaan intensif guna membongkar sisa jaringan 58 kg sabu miliknya.
Sementara itu, dua rekan komplotannya, Agit Putra Ramadhan dan Juniardo, telah lebih dulu menjalani persidangan perdana di Pengadilan Negeri Jambi pada Kamis (2/4/2026).
Penangkapan kembali Alung dipastikan akan memberikan keterangan baru yang krusial bagi proses peradilan jaringan narkotika terorganisir ini.
Baca juga: Lirik Lagu Batak Dadap Jo Mak E yang Dipopulerkan oleh Suryanto Siregar
Baca juga: Lirik Lagu Batak Dadap Jo Mak E yang Dipopulerkan oleh Suryanto Siregar
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-jambi.com
| Nasib Tragis Siswi SMP Lahiran di Kamar Mandi, Dirudapaksa Ayah Kandung Sejak SD Saat Istri Tidur |
|
|---|
| Balita Disiksa Nenek Hingga Tewas, 2 Kakak Korban Juga Dianiaya, Keluarga Sempat Larang Autopsi |
|
|---|
| PILU 5 Orang Sekeluarga Tewas Saat Rumah Kebakaran, Terjebak di Kamar Hingga Terjatuh di Tangga |
|
|---|
| Bayi Tewas Membusuk Terbungkus Seprai di Lemari Pakaian Kosan, Bermula Warga Curiga Banyak Lalat |
|
|---|
| Pria Ancam Bom Minimarket dan Bawa Nama Paspampres Ngaku Cuma Mau Beli Pistol Mainan untuk Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/banadrdijambisi.jpg)