Berita Viral
Pria Ancam Bom Minimarket dan Bawa Nama Paspampres Ngaku Cuma Mau Beli Pistol Mainan untuk Anak
Pria ancam mau bom minimarket dan bawa-bawa nama Paspamres ngaku cuma mau beli pistol mainan untuk anaknya
TRIBUN-MEDAN.COM – Pria ancam mau bom minimarket dan bawa-bawa nama Paspamres ngaku cuma mau beli pistol mainan untuk anaknya.
Baru-baru ini seorang pria berusia 49 tahun ancam mau bom minimarket di Banyumanik Semarang.
Tak hanya itu, ia juga mengaku mengenal Paspampres.
Kini pria tersebut sudah diserahkan ke pihak kepolisian.
Ia kemudian dikembalikan ke pihak keluarga..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pria tersebut mendatangi sebuah konter pulsa dan sempat berbincang dengan penjaga.
Tak lama kemudian, dia berpindah ke warung bakso di sekitar lokasi.
Baca juga: TEGAS Tanggapan Menteri HAM Natalius Pigai: Kritik Feri Amsari dan Ubedilah Badrun Tak Bisa Dipidana
Dedi (28) pegawai warung bakso, mengatakan pria itu datang sekitar pukul 19.00 WIB dan memesan dua porsi bakso, satu dimakan di tempat dan satu dibungkus.
“Setelah selesai makan, dia bilang mau ke minimarket ambil uang. Tapi ditunggu lama tidak kembali,” ujar Dedi kepada Tribunjateng.com.
Merasa curiga, Dedi kemudian mencari pria tersebut ke minimarket terdekat.
Di sana, dia mendapati pria itu justru tengah membuat keributan dengan kasir.
“Dia marah-marah, ngaku kenal orang penting, mengaku kenal paspampres, bahkan bilang kenal wali kota dan pemilik pusat minimarket,” tambah dia.
Sementara itu, Abril (24), karyawan minimarket, mengungkapkan pria tersebut masuk ke dalam toko, sempat ke kamar mandi, lalu berkeliling sebelum mengambil barang berupa pistol mainan dan senter.
“Dia minta barang itu langsung dibawa, katanya mau ninggalin KTP saja. Tapi nadanya memaksa dan sempat mengancam,” kata Abril.
Baca juga: Nasib ASN Digerebek Keluarganya Sendiri Selingkuh dengan Polisi di Nganjuk Kini di Ujung Tanduk
Tak hanya itu, pria tersebut juga sempat melontarkan ancaman akan meledakkan toko jika permintaannya tidak segera dipenuhi.
“Dia bilang mau ngebom toko kalau tidak dilayani cepat,” ujarnya.
Mengikuti prosedur operasional, pihak minimarket kemudian melaporkan kejadian tersebut ke atasan dan diteruskan ke Polsek Banyumanik.
Tak lama berselang, polisi bersama relawan datang ke lokasi dan mengamankan pria tersebut.
Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo, menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan perampasan, melainkan baru sebatas dugaan rencana pemerasan.
“Bukan perampasan, tapi baru mau rencana pemerasan,” jelasnya singkat.
Pria yang diketahui bernama Slamet Riyanto (49), warga Tegalsari, Candisari, Kota Semarang, sempat memberikan keterangan tidak koheren.
Baca juga: Preman Ini Ditangkap Usai Viral Ancam Bakar Warung di Deli Serdang, Kini Ditetapkan Jadi Tersangka
Dia mengaku hanya ingin membeli pistol mainan untuk anaknya, namun juga mengakui sempat mengancam sebagai bentuk gertakan.
“Itu cuma gertakan saja biar cepat dilayani,” ucap dia.
Dari hasil penanganan, polisi menduga yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan.
Setelah diamankan dan dimintai keterangan, pria tersebut akhirnya telah diantarkan ke pihak keluarga.
Meski tidak menimbulkan korban, kejadian itu sempat membuat pedagang dan karyawan di sekitar lokasi merasa resah.
“Jelas resah, apalagi ada ancaman seperti itu,” kata Abril.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunjateng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PRIA-ANCAM-BOM-Slamet-Riyanto-49-pria-yang-diduga-meresahkan-warga.jpg)