Berita Viral

Soal Naiknya Harga Elpiji 12 Kg Akibat Perang, Menteri Bahlil: Itu Untuk Orang Mampu

Soal naiknya harga elpiji tabung 12 kg, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebut untuk orang mampu

TRIBUN MEDAN/Husna
STOK LPG MENIPIS - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia soal naiknya harga elpiji tabung 12 kg sebut untuk orang mampu. 

"Harga pasar (yang nonsubsidi). Jadi contoh model kayak orang kaya, masa orang pendapatannya di atas Rp 500 juta per bulan disuruh pakai elpiji 3 kg? Sorry ye," kata Bahlil.

Terkait pasokan elpiji, dia memastikan bahwa ketersediaannya aman.

Pemerintah bahkan mendapatkan sumber impor elpiji baru, yakni dari Rusia, untuk menjaga ketahanan energi nasional.

"Alhamdulillah Pertamina dengan kami di ESDM, dan semua pemangku kepentingan selalu melakukan konsolidasi untuk mencari alternatif-alternatif terbaik dan sekarang posisi elpiji kita di atas standar minimum nasional. Jadi insyaallah clear," pungkas Bahlil.

Disisi lain diberitakan sebelumnya Indonesia akan mendapat pasokan minyak dan LPG dari Rusia. 

Baca juga: DIDUGA Imbas Protes Kebijakan Militer Trump di Timur Tengah, Rumah Kakak Paus Leo XIV Diteror Bom

Hal ini mencuat setelah pertemuan bilateral antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Moskow, Rusia, Selasa (14/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari komunikasi tingkat tinggi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berlangsung sehari sebelumnya di Kremlin.

Dalam pertemuan itu, kedua negara membahas langkah konkret untuk memperluas kerja sama di sektor energi, termasuk pasokan minyak mentah dan gas.

Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian, kerja sama ini dinilai menjadi langkah strategis bagi Indonesia dalam menjaga stabilitas pasokan energi.

Ketergantungan terhadap impor energi serta fluktuasi harga global mendorong pemerintah untuk mencari mitra baru yang memiliki kapasitas produksi besar dan stabil.

Hasil pembicaraan tersebut menunjukkan sinyal positif, di mana Rusia menyatakan kesiapannya untuk menjadi salah satu pemasok utama energi bagi Indonesia, baik dalam bentuk minyak mentah maupun liquefied petroleum gas (LPG).

*/TRIBUN-MEDAN.COM

sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved