Berita Viral

AKSI Roy Suryo Cs Demo Tuntut Adili Jokowi di Gedung DPR, Andi Azwan Sebut Cari Sensasi

Aksi Roy Suryo Cs demo tuntut adili Jokowi di gedung DPR disebut cari sensasi. Aksi teriak-teriak nya tidak didengar bahkan tukang nasi uduk pun diseb

Tribunnews.com
DEMO DI DPR - Massa aksi peringatan '1 Tahun membongkar ijazah palsu Jokowi' mulai memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah) 

Tidak hanya itu, mereka juga melayangkan tuntutan keras terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Bripda As Suruh 3 Junior Aniaya Bripda Natanael Simanungkalit, Korban Sampai Terpelanting ke Tembok

Atribut aksi berupa spanduk dan poster besar bertuliskan "TANGKAP dan ADILI JOKOWI!"dan "MAKZULKAN GIBRAN" dibentangkan oleh Roy Suryo cs.

Dalam sebuah baliho yang dipasang di atas mobil komando, massa merinci poin-poin keberatan mereka, di antaranya:

Kerusakan sumber daya alam yang dinilai parah.
Peraturan yang dibuat berdasarkan kebutuhan kekuasaan.
Pelemahan KPK.
Masalah pendidikan anak bangsa yang terpinggirkan.
Isu perpecahan bangsa melalui penggunaan buzzer.

Disisi lain diberitakan sebelumnya Rismon Sianipar menantang Roy Suryo debat berdua soal ijazah Jokowi.

Rismon Sianipar juga meminta untuk Roy Suryo tidak membawa cheers leader-nya.

Dimana Rismon yang sebelumnya kekeuh menyebut ijazah Jokowi palsu itu pun akhirnya berbalik arah.

Ia meyakini adanya temuan baru yang mengungkap kalau ijazah Jokowi asli.

Untuk itu Rismon meminta maaf kepada Jokowi dan keluarganya.

"Sejak bertemu dengan keluarga Pak Jokowi dan Mas Gibran ya sudah tidur nyenyak ya. Yang gak tidur nyenyak kan yang di sana," kata dia sambil tertawa.

Menurut Rismon, perdamaian antara dirinya dengan Jokowi tidak berhubungan dengan uang.

"Jadi semua ini jangan digiring bahwa ada faktor duit atau apapun.

Baca juga: KISAH PILU Sri Apriliani Gadis Yatim-Piatu Sendirian di Gubuk Reot, Putus Sekolah Tak Kuat Dibully

Kalau ada yang berpikir seperti itu, berarti dialah yang menginginkan duit itu. Mereka sajalah yang memikirkan duit itu," kata dia.

Sebab menurut Rismon, secara logika harusnya dirinya yang memberi uang ke Jokowi, bukan sebaliknya.

"Orang meminta maaf seharusnya yang membayar ganti rugi itu pihak yang meminta maaf, logikanya jangan jongkok. Kita selesaikan isu liar itu," tandas Rismon.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved