Berita Viral

KASUS Pelecehan Terhadap Mahasiswi di IPB Tahun 2024 Kembali Mencuat, Kampus Gelar Penyelidikan

Kasus pelecehan di kampus IPB tahun 2024 kembali mencuat. IPB University sedang melakukan penyelidikan

HO / TRIBUN
Gedung kampus IPB. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus pelecehan di kampus IPB tahun 2024 kembali mencuat. Komisi Disiplin Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University sedang melakukan penyelidikan terkait kasus yang sedang hangat dibicarakan di kalangan mahasiswa. 

Pelecehan itu terjadi dalam grup privat mahasiswa. 

Berdasarkan informasi, dalam grup itu, sejumlah pelaku memberi komentar vulgar terhadap mahasiswi.  

Kemudian percakapan dalam grup tersebut berkembang dan di dalamnya ditemukan komentar yang tidak pantas terhadap mahasiswi. 

Hal itu diungkap oleh Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi.

"Korban mengetahui keberadaan grup tersebut dan telah berupaya menyelesaikan persoalan melalui mediasi yang difasilitasi oleh kakak tingkatnya," ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Namun, proses mediasi yang sempat dilamukan sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi rasa keadilan korban. 

Korban kemudian melaporkan secara resmi kejadian ini ke Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University pada tanggal 15 April 2026.

Setelah laporan resmi itu diterima, kata dia, hari itu juga IPB University segera merespons dan memproses pengaduan tersebut.  

"IPB University berkomitmen untuk memastikan proses penanganan berjalan lebih komprehensif, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan korban," katanya.

Baca juga: LIMA Orang Sekeluarga Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Petamburan, Diduga Korsleting Listrik

Baca juga: AWAL Mula Guru Honorer Dicatut Beli Ferrari dan Motor Touring, Ketakutan Ditagih Pajak Ratusan Juta

Sebelumnya diberitakan, beredar dugaan pelecehan seksual terjadi di lingkungan IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor.

Hal itu mencuat setelah akun @ipb_menfess membagikan tangkapan layar percakapan chat yang diduga dilakukan oleh mahasiswa.

Dalam percakapan grup tersebut, isi chat berisi konten vulgar serta kalimat tak senonoh yang merendahkan wanita.

Unggahan yang beredar luas di media sosial itupun menjadi sorotan dari warganet tentang rasa aman dari tindakan pelecehan seksual di lingkungan akademik.

Terlebih, kasus serupa beberapa hari sebelumnya terjadi di lingkungan Universitas Indonesia (UI) yang hingga kini masih menjadi perbincangan hangat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved