Berita Internasional

Usai Gagal Negosiasi, Presiden AS Donald Trump Minta Iran Tak Kembangkan Nuklir

Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa negosiasi lanjutan kemungkinan akan digelar dalam waktu dekat di Pakistan.

Pinterest
PRESIDEN AS- Gambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

“Tetapi alasan mengapa kesepakatan itu belum selesai adalah karena presiden benar-benar menginginkan kesepakatan di mana Iran tidak memiliki senjata nuklir dan Iran tidak menjadi negara sponsor terorisme. Selain itu, Trump juga ingin rakyat Iran dapat berkembang dan makmur serta bergabung dengan ekonomi dunia,” papar Vance.

Dalam penjelasannya, Vance menggambarkan proposal yang diajukan AS sebagai jalan menuju normalisasi hubungan ekonomi.

Trump disebut menawarkan insentif besar bagi Iran jika Iran bersedia menghentikan ambisi nuklirnya.

“Dia mengatakan, jika kalian berkomitmen untuk tidak memiliki senjata nuklir, kami akan membuat Iran berkembang, kami akan menjadikannya makmur secara ekonomi dan kami akan mengundang rakyat Iran ke dalam ekonomi dunia,” kata Vance.

Vance menambahkan bahwa janji tersebut merupakan dasar dari "kesepakatan besar" yang coba ditawarkan ke Iran.

“Dan itulah jenis kesepakatan besar ala Trump yang telah diletakkan presiden di atas meja.” sambung Vance

Vance mengisyaratkan bahwa pemerintah AS tidak akan menyerah pada proses diplomasi ini karena dampaknya yang akan dirasakan secara global.

“Kami akan terus bernegosiasi dan mencoba mewujudkannya, karena itu akan berdampak besar bagi dunia, itu akan berdampak besar bagi negara kami, itu akan berdampak besar bagi semua orang,” lanjutnya.

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved