Breaking News

Gempa Hari Ini

Dahsyatnya Gempa M 7,6 Guncang Sulut, 1 Warga Tewas Tertimpa di Manado, BMKG Peringatkan Tsunami

Informasi sementara, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan di Gedung KONI Manado.

TRIBUN MEDAN/BMKG/tangkapan layar
GEMPA BUMI - Status peringatan dini Tsunami usai gempa magnitudo 7,6 guncang tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4/2026) pagi dilaporkan menelan korban jiwa.

Informasi sementara, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan di Gedung KONI Manado.

Korban diketahui bernama Deice Lahia (70), warga Tateli, Kabupaten Minahasa, dilansir dari laporan Kompas TV.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 ini disebut juga membuat Gedung KONI runtuh. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa berpusat di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan kuat tidak hanya dirasakan di wilayah pesisir, tetapi juga hingga ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara).

Warga Panik, Getarannya Sangat Kuat 

Guncangan kuat dirasakan di berbagai wilayah, termasuk Kota Manado. Warga dilaporkan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

Pasca gempa, aktivitas di sejumlah titik sempat terganggu. Petugas gabungan dari berbagai instansi kini masih melakukan pemantauan serta evakuasi di lokasi-lokasi terdampak.

Sejumlah warga mengaku merasakan getaran cukup kuat hingga menimbulkan kepanikan sesaat.

Cici, warga Desa Bohabak 3, Kecamatan Bolangitang Timur, mengatakan dirinya terkejut saat gempa terjadi.

“Guncangannya cukup kuat. Saya sempat panik karena saat itu sedang berada di kamar mandi,” ujarnya.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, situasi di wilayah tersebut berangsur kondusif.

Warga pun kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Pascagempa, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Gempa dengan magnitudo besar tersebut dinilai berpotensi memicu gelombang tsunami, sehingga masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap siaga dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved