Berita Internasional

Ketika Donald Trump Umumkan Khameni Tewas, Langsung Dibantah Pejabat Iran: Masih Hidup

Trump menanggapi laporan, Khamenei tewas dalam serangan udara dengan mengatakan, 'Kami merasa itu adalah cerita yang benar.'

Tangkap layar X
ILUSTRASI AS SERANG IRAN - Tiga fasilitas nuklir utama Iran, Fordow, Natanz dan Isfahan, mengalami serangan udara yang diklaim telah diluncurkan oleh Amerika Serikat. 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan melalui platform Truth Social, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, Sabtu (28/2/2026).

"Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi seluruh rakyat Amerika yang hebat,” tulis Trump dalam unggahannya.

Khamenei yang kini berusia 86 tahun telah memimpin Iran sejak 1989 sebagai otoritas politik dan keagamaan tertinggi negara tersebut. Ia juga menjadi figur sentral dalam strategi militer Iran.

Sebelumnya, Trump menanggapi laporan, Khamenei tewas dalam serangan udara dengan mengatakan, 'Kami merasa itu adalah cerita yang benar.'

Ia menambahkan bahwa 'sebagian besar' pimpinan senior Iran telah tiada.

"Orang-orang yang membuat semua keputusan, sebagian besar dari mereka sudah tidak ada," ujarnya, dikutip dari NBC News.

Sementara itu, seorang pejabat Israel mengatakan, Israel '99 persen yakin' Ali Khamenei tewas dalam serangan.

Senada, pejabat senior Amerika Serikat yang mengetahui persoalan tersebut menyebut, AS meyakini Khamenei telah meninggal berdasarkan komunikasi dari pejabat Israel.

Pejabat senior lain yang mendapat pengarahan terkait operasi militer dan intelijen terkini mengatakan, Khamenei 'hampir pasti tewas'.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah media Israel melaporkan, Ali Khamenei telah tewas dengan mengutip pejabat Israel.

Mereka juga melaporkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah diperlihatkan bukti, termasuk foto jenazah Khamenei yang disebut ditemukan dari reruntuhan bangunan.

Saluran berita Israel i24 menyatakan terdapat rekaman yang jelas dan tak terbantahkan yang menunjukkan jenazah Khamenei, dan mungkin akan dipublikasikan di masa mendatang.

Kantor berita Reuters dan Axios, dikutip dari The National, turut mengutip pejabat Israel yang mengonfirmasi, berdasarkan laporan intelijen, Khamenei telah tewas.

Bantahan Pejabat Iran

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi sebelumnya membantah kabar kematian Ayatollah Ali Khamenei dan menyatakan, ia masih hidup 'sejauh yang saya tahu.'

Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Araghchi juga mengatakan dua komandan telah tewas, tetapi pejabat senior rezim lainnya selamat, termasuk kepala lembaga peradilan dan ketua parlemen.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved