Berita Viral

Fakta JMH Aniaya Karyawan SPBU, Mengaku Bawa Mobil Jenderal, Pakai Narkoba hingga Pelat Palsu

Peristiwa bermula ketika JMH hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan mobil Toyota Vellfire.

TRIBUN MEDAN/Ist/Tribunnews
PEGAWAI SPBU DIANIAYA - Pelaku pelaku penganiayaan terhadap 3 pegawai SPBU di Jalan Bekasi Timur Raya, Cipinang jadi tersangka. Pria yang mengaku anggota Polri tersebut juga positif gunakan narkoba, Saat diperiksa ternyata bukan anggota Polri. 

TRIBUN-MEDAN.com - Suasana pengisian bahan bakar di sebuah SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (22/2/2026) mendadak tegang.

Hanya karena data kendaraan tidak cocok saat pemindaian barcode Pertalite, seorang pelanggan berinisial JMH meluapkan amarah hingga menganiaya tiga petugas SPBU tersebut.

Pelaku kini terancam hukuman penjara maksimal dua tahun enam bulan atas perbuatannya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, pelaku dijerat Pasal 466 KUHP dan/atau Pasal 471 KUHP tentang penganiayaan.

Kronologi

Peristiwa bermula ketika JMH hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan mobil Toyota Vellfire.

Namun, saat barcode dipindai melalui mesin Electronic Data Capture (EDC), data kendaraan yang muncul tidak sesuai.

"Melainkan terdata sebagai kendaraan Toyota Land Cruiser berwarna hijau dengan nomor polisi yang tidak sama. Sehingga kejadian tersebut operator menolak untuk melakukan pengisian BBM," tutur Alfian dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026).

"Kemudian si tersangka ini meluapkan emosinya dan melakukan tindakan kekerasan kepada tiga korban tersebut," sambungnya.

Ngaku Bawa Mobil Jenderal dan Pakai Pelat Nomor Palsu

Pengakuan tak biasa disampaikan JMH. Ia mengaku sengaja menyebut mobilnya milik seorang jenderal agar bisa membeli bahan bakar subsidi jenis Pertalite.

Pengakuan itu terungkap saat Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Alfian Nurrizal menginterogasinya. Percakapan mereka kemudian beredar melalui video yang diunggah di akun Instagram @alfiannurrizal.id.

"Kamu kenapa kok memilih ini mobil jenderal? Terus maksud kamu jenderal apa? Jenderal polisi atau jenderal TNI?" tanya Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Alfian Nurrizal kepada JMH dalam video yang diunggah.

JMH menjelaskan, pengakuan tersebut dilakukan agar mobil Toyota Vellfire miliknya dapat diisi Pertalite.

"Biar diisi (pertalite) Pak. Tidak ada sebut instansinya Pak. Cuman sebut jenderal," jawab JMH.

Alfian kemudian mempertanyakan alasan JMH menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu yang tidak sesuai peruntukannya.

"Pertanyaan saya, kenapa kamu pakai TNKB palsu?" tanya Alfian

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved