Berita Nasional

Dibongkar Menkes, Ada Seribu Lebih Keluarga Kaya Dapat BPJS Warga Miskin, Budi Gunadi: Orang Kaya

Akibatnya, masyarakat yang seharusnya terdaftar sebagai PBI tidak dapat masuk karena adanya 1.824 orang desil 10 yang terdaftar.

KOMPAS com/IRFAN KAMIL
CEK KESEHATAN GRATIS - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat ditemui di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan iuran BPJS Kesehatan sudah seharusnya naik tahun ini. 

TRIBUN-MEDAN.com - Ada 1.824 orang dari golongan desil 10 atau kategori keluarga kaya terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melansir dari Kompas.com, Rabu (11/2/2026).

"Kalau orang kaya yang (desil) 10 itu masuk PBI, misalnya di situ ada datanya berapa? 1.824 orang desil terkaya mendapatkan PBI," ungkap Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Akibatnya, masyarakat yang seharusnya terdaftar sebagai PBI tidak dapat masuk karena adanya 1.824 orang desil 10 yang terdaftar.

 "Karena PBI itu kan ada kuotanya, sekitar 96,8 juta. Itu sebabnya kenapa dalam tiga bulan ke depan keputusan yang kedua adalah BPJS, BPS, Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah harus melakukan rekonsiliasi data," tegas Budi.

MENKES KECAM KEKERASAN- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024). Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengecam tindak kekerasan dilakukan keluarga pasien RSUD Sekayu, Muba, terhadap Dokter spesialis, Syahpri Pu
MENKES KECAM KEKERASAN- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024). Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengecam tindak kekerasan dilakukan keluarga pasien RSUD Sekayu, Muba, terhadap Dokter spesialis, Syahpri Pu (KOMPAS.com / IRFAN KAMIL)

Pemerintah akan Mendirikan 500 Sekolah Rakyat Artikel Kompas.id Budi menjelaskan, Kemensos, BPJS Kesehatan, BPS, dan pemerintah daerah harus melakukan rekonsiliasi data dari 11 peserta PBI yang dinonaktifkan.

 Tegasnya, masyarakat yang masuk ke dalam golongan kesejahteraan tinggi seharusnya tidak terdaftar sebagai peserta PBI BPJS Kesehatan.

"Karena masih ada lagi desil 1 sampai 5 yang belum bisa masuk ke PBI. Nah itu akan kita rapikan, tapi itu tiga bulan ke depan saja. Supaya tidak mengganggu khususnya pasien-pasien yang kritis, yang katastropik tadi," ujar Budi

15 Juta Orang Mampu Terdaftar PBI JK 

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap, 15 juta lebih warga yang tergolong dalam desil 6 sampai 10 tercatat sebagai penerima Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Desil 6 sampai 10 sendiri artinya adalah masyarakat Indonesia yang tergolong menengah sampai kaya. 

"Desil 6 sampai 10 dan non-desil, mencapai 15 juta lebih, di mana yang lebih mampu terlindungi," ujar Gus Ipul.

Justru sebaliknya, sekitar 54 juta masyarakat yang tergolong dalam Desil 1 sampai 5 justru tidak terdaftar sebagai PBI BPJS Kesehatan.

Pengertian desil 1 sampai 5 sendiri adalah desil 1 (sangat miskin), desil 2 (miskin), desil 3 (hampir miskin), dan desil 4 (rentan miskin). "Desil 1 sampai 5 yang belum menerima PBI cukup besar yaitu sebesar 54 juta jiwa lebih," ujar Gus Ipul.

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved