Pemadaman Listrik
Isu Pemadaman Listrik 7 Hari, Komdigi Tegaskan Itu Hoaks
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tegaskan isu pemadaman listrik 7 hari adalah hoaks.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.CO
Ringkasan Berita:
- Komdigi menegaskan bahwa isu pemadaman listrik 7 hari adalah hoaks alias tidak benar
- Isu tersebut tidak ada hubungannya dengan kondisi geopolitik antara AS dan Iran
- Namun, isu tersebut pertama kali merebak setelah Belanda menerbitkan buku panduan bertahan hidup selama 72 jam tanpa listrik
- WNI yang ada di Belanda mengakui sempat ada pemadaman listrik beberapa waktu lalu
M,- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menegaskan bahwa isu pemadaman listrik 7 hari adalah hoaks alias tidak benar.
Pernyataan itu disampaikan Komdigi lewat laman website resmi mereka.
Dalam website itu, ada diunggah artikel berjudul '[HOAKS] Listrik Padam 7 Hari dan Internet Mati akibat Krisis Global'.
Baca juga: Mengenal Tyto Alba, Burung Hantu Pengendali Tikus yang Viral Ditembak Mati Warga Belu
Artikel itu ingin menegaskan bahwa isu pemadaman listrik 7 hari yang bakal terjadi karena krisis global sama sekali tidak benar.
"Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menyebarkan klaim akan terjadi pemadaman listrik kurang lebih selama 7 hari dan matinya akses internet karena krisis global yang dipicu perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran," tulis klarifikasi Komdigi, dimuat pada 21 Januari 2026 kemarin.
Lalu, setelah dilakukan cek, bahwa rumor tersebut tidak benar.
Baca juga: Viral Wanita Tinggalkan Suami dan Ketiga Anaknya demi Kawin Lari dengan Pemuda 16 Tahun
"Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar," tulis unggahan Komdigi itu.
Beredarnya isu pemadaman listrik 7 hari tersebut diduga karena pernyataan Komjen (Purn) Dharma Pongrekun, saat hadir dalam sebuah podcast.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @wakandatalks, Dharma Pongrekun mengatakan bahwa skenario terburuk dapat terjadi yaitu listrik dan internet padam total.
Baca juga: Viral Pengantin Wanita Ceraikan Suaminya hanya 48 Jam setelah Pernikahan Mereka
"Namun pernyataan tersebut tidak terkait dengan hubungan AS dan Iran yang sedang memanas. Dharma hanya menyampaikan bahwa kondisi darurat dapat terjadi secara tiba-tiba dan masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri," tulis unggahan Komdigi tersebut.
Informasi di Belanda
Beredarnya isu pemadaman listrik 7 hari tak lepas dari kabar bahwa Belanda sempat membagikan sebuah buku manual berisi panduan bertahan hidup selama 72 jam tanpa listrik.
Isu ini kemudian menjadi viral, dan dihubungkan dengan kondisi geopolitik global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemadaman-listrik-di-Aceh-lokasi-bencana.jpg)