Berita Viral
DPR Sorot Pengeroyokan Guru, Ditangani Polda Jambi, Siswa Ungkap Penyebab Awal Dikejar Pakai Celurit
Kasus pengeroyokan yang dialami seorang guru di SMK Negeri 3 Berbak di Tanjung Jabung Timur, Jambi. Kkini jadi sorotan DPR.
"Kami tetap dan tidak akan lelah mendorong penguatan pendidikan karakter, perlindungan hukum bagi guru, serta penciptaan iklim sekolah yang aman, berdisiplin, dan bermartabat," imbuh Lalu.
Siswa Merasa Tertindas
Terungkap kelakuan Agus Saputra hingga memicu pengeroyokan oleh sejumlah siswa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi,
Siswa mengaku merasa sering ditindas oleh guru tersebut.
Kondisi tersebut membuat mereka tidak merasa nyaman.
Kini, para siswa meminta agar guru Agus Saputra dipindahkan dari sekolah tersebut.
Meski demikian, insiden pengeroyokan sangat disesalkan.
Pasca insiden pengeroyokan guru Ketua OSIS menyampaikan permintaan maaf.
Selain permintaan maaf, Ketua OSIS wanita dalam video yang diunggah akun Instagram @cicitvjambi menyebutkan jika para siswa meminta guru yang ada dalam video viral dipindahkan.
Ketua OSIS tersebut memberikan pernyataan menohok pasca video pengeroyokan tersebut viral.
Alih-alih menyesal, ia sebagai perwakilan siswa meminta oknum tersebut dipindahkan ke tempat lain.
"Di sini saya sebagai Ketua OSIS di SMK 3 Tanjung Jabung Timur ingin menyampaikan permintaan maaf terhadap instansi yang terlibat, dengan tersebarnya video pengeroyokan terhadap guru," kata dia, dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @cicitvjambi, Rabu (14/1/2026) malam, dikutip Tribunjambi.com
Kata perwakilan siswa itu, pengeroyokan itu terjadi karena guru sering menindas siswanya.
"Hal tersebut terjadi karena oknum tersebut sering menindas kami di SMK Negeri 3 Tajung Jabung Timur," lanjutnya.
"Kami hanya ingin beliau dipindahkan ke tempat yang lain, karena kami tidak nyaman beliau ada di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur ini," tutup perwakilan siswa yang juga ketua OSIS SMKN 3 Tanjab Timur tersebut.
Guru Ungkap Kronologi Kejadian
Agus Saputra secara resmi melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut ke Disdik Provinsi Jambi pada Rabu (14/1/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/GURU-DIKEROYOK-SISWA-DI-JAMBI.jpg)