Berita Viral
Syarat Damai dengan dr Richard Lee, Doktif Ngotot, Singgung Pajak Mobil Mewah
Syarat damai yang ia ajukan bukan berupa ganti rugi kepada dirinya, melainkan pengembalian dana kepada para korban
Ringkasan Berita:Dokter Saling Lapor
- Perseteruan Dokter Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) dengan dr Richard Lee
- Doktif ditetapkan tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik.
- Richard Lee ditetapkan tersangka kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan
- Selain pengembalian uang masyarakat, Doktif juga menyoroti kewajiban pajak mobil mewah yang menurutnya belum dipenuhi oleh Richard Lee
TRIBUN-MEDAN.com - Perseteruan Dokter Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) dengan dr Richard Lee belum mereda.
Doktif pun ogah membuka perdamaian dengan dr Richard Lee.
Kedua dokter tersebut saling lapor.
Seperti diberitakan, keduanya bertatus tersangka.
Doktif ditetapkan tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik.
Sedang Richard Lee ditetapkan tersangka kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan.
Menurut Doktif, upaya perdamaian sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan oleh pihak Richard Lee, termasuk melalui kuasa hukumnya.
Namun, ia menolak seluruh tawaran tersebut karena menilai persoalan ini bukan urusan pribadi, melainkan menyangkut hak masyarakat luas.
“Dari awal Doktif sudah sampaikan, tidak akan ada perdamaian sebelum ratusan miliar uang masyarakat yang dia ambil dikembalikan ke masyarakat. Itu hak masyarakat, bukan hak Doktif,” kata Dokfit ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).
Doktif menjelaskan, syarat damai yang ia ajukan bukan berupa ganti rugi kepada dirinya, melainkan pengembalian dana kepada para korban yang merasa dirugikan.
“Kalau memang ingin damai, bukan ke Doktif ganti ruginya, tapi ke masyarakat yang sudah dia rugikan. Jumlahnya ratusan miliar, silakan dikembalikan,” ujarnya.
Selain pengembalian uang masyarakat, Doktif juga menyoroti kewajiban pajak mobil mewah yang menurutnya belum dipenuhi oleh Richard Lee selama beberapa tahun terakhir.
Ia meminta seluruh proses, termasuk jika ada niat berdamai, dilakukan secara terbuka di hadapan publik dan media untuk menghindari fitnah maupun manipulasi.
“Jangan mengajak ketemu sembunyi-sembunyi. Kalau mau bicara, bicara di depan jurnalis. Kalau mau damai, sampaikan di depan jurnalis juga,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/doktif-lee-tribunmedan.jpg)