Berita Viral

Kronologi Awal Terkuaknya Pembunuhan Terapis Wanita Cantik, Pelaku Cemburu Padahal Sudah Beristri

Terungkap duduk perkara kasus pembunuhan wanita yang berprofesi sebagai terapis spa.

|
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/KOLASE ISTIMEWA
KASUS PELAKU PEMBUNUH TERAPIS - Terungkap duduk perkara kasus pembunuhan wanita yang berprofesi sebagai terapis spa.Ahmad Riansah (29) mengakui perbuatannya membunuh wanita muda inisial SM (23). Korban ditemukan tewas di kamar kos diBekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (7/1/2026). 

Ringkasan Berita:Pembunuhan Terapis Wanita
 
  • Pembunuhan wanita yang berprofesi sebagai terapis spa.
  • Polisi telah mengamankan Ahmad Riansah (29), teman pria korban, terduga kasus pembunuhan.
  • Ahmad Riansah mengaku sebagai suami siri dari korban.
  • Bertengkar, Pelaku menuding korban masih berkomunikasi dengan tamu spa tempatnya bekerja.
  • Ahmad mengaku menyadap percakapan WhatsApp korban, isi pesan bikin sakit hati

 

TRIBUN-MEDAN.COM - Terungkap duduk perkara kasus pembunuhan wanita yang berprofesi sebagai terapis spa.

Polisi telah mengamankan Ahmad Riansah (29), teman pria korban, terduga kasus pembunuhan.

Awal mula, SM (23), wanita asa Cianjur tersebut ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Dalam pengusutan, polisi meringkus Ahmad Riansah yang mengaku sebagai suami siri dari korban.

Pengakuan tersebut terungkap dalam video penangkapan pelaku yang diterima Warta Kota, Selasa (13/1/2026).

Ahmad ditangkap aparat kepolisian di Kampung Sanding, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (11/1/2026) malam, tak jauh dari kediamannya.

Dalam interogasi awal, Ahmad menuturkan rangkaian peristiwa tragis itu bermula dari permintaan sederhana yang berujung petaka.

Saat itu, ia mengaku tengah sakit dan meminta korban pulang lebih cepat dari tempat kerjanya.

 Namun, permintaan itu ditolak SM karena khawatir kehilangan pekerjaan akibat sering izin.

Cekcok pun terjadi melalui sambungan telepon.

Kemudian, korban baru pulang ke kosnya sekitar pukul 00.00 WIB sambil membawa makanan.

Pertengkaran kembali memanas keesokan paginya di kamar kos.

Pelaku menuding korban masih berkomunikasi dengan tamu spa tempatnya bekerja.

Pelaku Menyadap Percakapan Whatsapp Korban

Ahmad mengaku menyadap percakapan WhatsApp korban dan menemukan pesan-pesan yang membuatnya sakit hati.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved