Berita Sumut
Kronologi Penemuan Mayat di Gang Bilal Muliorejo, Kapolsek Sunggal Ungkap Dugaan Penyebab Kematian
Warga dikejutkan penemuan sesosok mayat pria yang sudah dalam kondisi membusuk di sebuah rumah kontrakan
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Salomo Tarigan
Ringkasan Berita:Heboh Penemuan Mayat
- Penemuan mayat di Warga Gang Bilal, Dusun XII, Desa Muliorejo, Deli Serdang
- Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh istri pemilik kontrakan yang mencium aroma tidak sedap
- Tim identifikasi menemukan adanya kejanggalan di area leher korban
- Jasad telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses pemeriksaan
- Polisi selidiki apakah ada unsur kekerasan lain sebelum korban ditemukan tewas.
TRIBUN-MEDAN.com, DELI SERDANG – Heboh penemuan mayat di Warga Gang Bilal, Dusun XII, Desa Muliorejo, Deli Serdang.
Warga dikejutkan penemuan sesosok mayat pria yang sudah dalam kondisi membusuk di sebuah rumah kontrakan pada Senin (5/1/2026).
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh istri pemilik kontrakan yang mencium aroma tidak sedap saat hendak masuk ke rumah tersebut untuk menyelesaikan pekerjaan jahitan.
Karena kondisi wajah yang sudah rusak akibat proses pembusukan, warga sekitar maupun pemilik rumah tidak ada yang mampu mengenali identitas korban secara langsung di lokasi kejadian.
Kronologi Penemuan Berawal dari Aroma Tak Sedap di Area Dapur
Kepala Dusun XII, Iswadi, menjelaskan bahwa penemuan jasad ini bermula dari kecurigaan istri Hutabarat (pemilik rumah) terhadap bau menyengat yang dikira bangkai hewan dari dalam bangunan.
Setelah pintu rumah sewa tersebut dibuka secara paksa bersama suaminya, mereka mendapati sesosok pria tergeletak tak bernyawa di area antara dapur dan sumur rumah tersebut.
"Isteri Pak Hutabarat datang ke rumah itu katanya banyak jahitan mau ngerjain di situ. Pas dibuka kok bau bangkai. Wajahnya sudah tidak bisa dikenali karena sudah membusuk. Yang punya rumah sewa juga nggak berani melihatnya dari jarak dekat termasuk tetangga," ucap Iswadi pada Senin (5/1/2026).
Identitas Penyewa dan Penyelidikan Awal Pihak Kepolisian
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, rumah kontrakan tersebut diketahui sudah ditinggalkan oleh penyewanya sejak Rabu (31/12/2025) lalu, tepat pada malam pergantian tahun.
Meski penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan mendalam, tim identifikasi menemukan adanya kejanggalan di area leher korban yang mengarah pada tindakan mengakhiri hidup.
Kadus Iswadi sendiri mengaku tidak mengenal secara pribadi sosok pria yang menyewa rumah tersebut karena posisinya yang baru menempati bangunan kontrakan milik Hutabarat.
Indikasi Gantung Diri, Tunggu Hasil Autopsi
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengonfirmasi bahwa indikasi awal penyebab kematian korban adalah gantung diri, merujuk pada temuan tali yang masih melilit di leher.
Jasad telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses pemeriksaan medis guna memastikan apakah ada unsur kekerasan lain sebelum korban ditemukan tewas.
"Indikasinya gantung diri karena ada tali di lehernya dan gantungannya, karena kita sudah membawa ke RS Bhayangkara Medan, kita tinggal nunggu dari pihak keluarganya karena istrinya berada di kampung dan saat ini sudah di perjalanan menuju Medan," pungkas Kompol Bambang Gunanti Hutabarat.
(cr9/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolsek-Sunggal-Kompol-Bambang-Gunanti-Hutabarat-menanggapi.jpg)