Berita Viral

SOSOK Dadi Wahyudi, Kajari Padang Lawas Utara yang Diterpa Isu Pemerasan Eks Bupati Tanimbar

Dadi Wahyudi adalah Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Paluta) yang sempat diduga terlibat kasus pemerasan.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @kejari_paluta
PEMERASAN- Dadi Wahyudi, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Kajari Paluta) yang terseret kasus dugaan pemerasan saat menjabat sebagai Kajari Kepulauan Tanimbar. 

Ringkasan Berita:
  • Dadi Wahyudi adalah Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Kajari Paluta)
  • Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar
  • Saat menjabat Kajari Tanimbar, ia diduga terlibat kasus pemerasan
  • Kasus ini mencuat ketika Joice, istri Petrus Fatlolon, mantan Bupati Tanimbar buka suara dalam rapat Komisi III DPR RI

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Dadi Wahyui, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Paluta), Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) tengah jadi sorotan publik.

Nama Dadi Wahyudi mencuat saat Komisi III DPR RI sedang membincangkan “Panja Reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan” pada Kamis 4 Desember 2025, yang disiarkan secara publik di kanal YouTube TVR PARLEMEN. 

Panja Reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan merupakan Panitia Kerja (Panja) yang dibentuk oleh Komisi III DPR RI untuk mempercepat reformasi di tiga lembaga penegak hukum utama di Indonesia.

Baca juga: Profil Donna Fabiola, Selebgram yang Jadi Tersangka Pengedar Kokain

Panja ini bertugas memanggil pimpinan tertinggi Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan guna membahas masalah struktural serta kultural, menyusun rekomendasi kebijakan, dan mengidentifikasi quick win untuk perbaikan.

Dalam panja itu, hadir seorang wanita bernama Joice Pentury.

Joice Pentury adalah istri dari Petrus Fatlolon, mantan Bupati Kepulauan Tanimbar.

Dalam momen tersebut, Joice Pentury mengatakan bahwa suaminya sempat menjadi korban pemerasan sejumlah oknum jaksa.

Baca juga: Profil AKBP Oloan Siahaan, Dua Kali Lolos Kasus Besar Uang Narkoba dan Tembak Mati Remaja

Oknum jaksa yang diduga turut serta memeras Petrus Fatlolon adalah Dadi Wahyudi.

Kala itu, sebelum menjabat sebagai Kajari Paluta, Dadi Wahyudi sempat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Tanimbar.

Dadi Wahyudi disebut Joice meminta uang Rp 10 miliar kepada Petrus Fatlolon.

Tujuannya, agar Petrus Fatlolon tidak dijadikan tersangka oleh Kajari Kepulauan Tanimbar.

Namun, karena Petrus Fatlolon tidak mampu menyanggupi permintaan itu, ia pun dijadikan tersangka.

Baca juga: Profil Iptu Akmaluddin, Kapolsek Muara Batang Gadis Dinonaktifkan Usai Kantornya Dibakar Warga

Isi Curhat Joice Pentury

Joice Pentury mengungkap bagaimana Dadi Wahyudi diduga memeras suaminya.

Dugaan pemerasan berawal pada tahun 2023 lalu, sebelum Petrus Fatlolon ditetapkan sebagai tersangka. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved