TRIBUN WIKI
Profil Iptu Akmaluddin, Kapolsek Muara Batang Gadis Dinonaktifkan Usai Kantornya Dibakar Warga
Iptu Akmaluddin adalah perwira pertama (Pama) di Kepolisian Republik Indonesia yang menjabat sebagai Kapolsek Muara Batang Gadis.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Iptu Akmaluddin adalah lulusan Diktukba tahun 2018
- Ia kemudian mengikuti SIPSS tahun 2019
- Adapun latar pendidikan akademisnya, Iptu Akmaluddin menyandang gelar Sarjana Hukum dan Magister Hukum
- Harta kekayaannya senilai Rp 234.000.000
TRIBUN-MEDAN.COM,- Iptu Akmaluddin, Kapolsek Muara Batang Gadis baru saja dinonaktifkan dari jabatannya.
Ia dinonaktifkan setelah warga membakar Polsek Muara Batang Gadis pada Sabtu, 20 Desember 2025 kemarin.
Pembakaran Polsek Muara Batang Gadis diduga karena polisi melepaskan seorang terduga bandar narkoba bernama Romadon, yang sebelumnya sempat ditangkap warga dan diserahkan kepada polisi.
Baca juga: Profil Polsek Muara Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal yang Dibakar Warga
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, penonaktifan Iptu Akmaluddin ini sebagai bentuk evaluasi yang dilakukan pimpinan Polda Sumut.
"Untuk Kapolsek lama (Iptu Akmaluddin), sudah dinonaktifkan, dievaluasi," kata Ferry, Senin (22/12/2025).
Ia mengatakan, saat ini Iptu Akmaluddin sedang menjalani pemeriksaan atas dugaan kelalaian yang menyebabkan Polsek Muara Batang Gadis dibakar warga.
Profil Iptu Akmaluddin
Iptu Akmaluddin S.H, M.H adalah perwira pertama (Pama) di Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Ia lahir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada 28 Mei 1985.
Baca juga: Profil dan Harta Kekayaan Brigjen Sonny Irawan, Wakapolda Sumut Akpol 1997
Di kepolisian, Iptu Akmaluddin sempat menempuh pendidikan Diktukba tahun 2018.
Diktukba merupakan singkatan dari Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, sebuah program pelatihan resmi Kepolisian Republik Indonesia untuk membentuk calon bintara (non-komisaris).
Program ini mencakup latihan fisik, kepemimpinan dasar, keterampilan perorangan, dan integrasi TNI-Polri, sering diadakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda terkait
Lalu, ia melanjutkan pendidikan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2019.
Baca juga: Profil Dr Ir Orang Kaya Hasnanda Syahputra, Dosen USU yang Tewas Dihabisi Anak Kandung
SIPSS adalah program pendidikan Polri untuk lulusan sarjana (D4/S1/S2) yang membentuk perwira pertama dengan pangkat awal Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Pelatihan berlangsung 6 bulan, menekankan keterampilan kepolisian, kepemimpinan, dan penyesuaian profesi bagi profesional sarjana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Iptu-Akmaluddin-Kapolsek-Muara-Batang-Gadis.jpg)