Berita Viral

DPR dan Orangtua Siswa Tak Setuju MBG Diberikan Meski Hari Libur Nasional: Buang-buang Anggaran

Anggota DPR RI dan sejumlah orang tua siswa menyampaikan keberatan jika Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berlangsung.

Editor: AbdiTumanggor
DOK/POLRES PEMATANGSIANTAR
DAPUR MBG - Aktivitas Dapur MBG Polres Pematangsiantar, Hingga kini hanya satu Dapur MBG yang memiliki sertifikasi laik higiene dan sanitasi di Kota Pematangsiantar, Selasa (4/11/2025) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Anggota DPR RI dan sejumlah orang tua siswa menyampaikan keberatan jika Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berlangsung di tengah libur sekolah nasional, terutama karena anak-anak tidak berada di rumah atau mengikuti orangtuanya pulang ke kampung halaman.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyatakan tidak setuju jika Badan Gizi Nasional (BGN) tetap melanjutkan program makan bergizi gratis (MBG) untuk siswa di masa libur sekolah.

"Kami menghargai upaya pemerintah dalam menjaga kesinambungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, perlu dipertanyakan, apakah pelaksanaan program ini di masa libur sekolah betul-betul tepat dan efektif?" kata Charles, Senin (22/12/2025).

Menurut dia, pemberian MBG di masa libur sekolah akan turut berpengaruh pada proses pendistribusian di lapangan. "Distribusi makanan kering di masa libur, yang menurut laporan lapangan banyak berisi produk kemasan dan ultra processed food (UPF), berisiko melenceng dari tujuan awal program ini, yakni memperbaiki status gizi anak-anak Indonesia," kata dia.

Dia khawatir program MVG jalan terus di masa libur sekolah semata untuk menghabiskan sisa anggaran MBG tahun ini. Jika memang itu tujuannya, maka hal tersebut sama-sekali tidak tepat.

"Kita perlu jujur, jangan sampai program ini dipaksakan hanya demi menghabiskan anggaran di akhir tahun. Kegiatan publik seperti ini harus berorientasi pada manfaat nyata, bukan pada serapan belanja," kata dia.

MAKAN BERGIZI GRATIS - Selain memberi gizi seimbang setiap harinya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto memiliki dampak positif lainnya. Salah satunya adalah meningkatkan tingkat kehadiran siswa ke sekolah.
MAKAN BERGIZI GRATIS - Selain memberi gizi seimbang setiap harinya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto memiliki dampak positif lainnya. Salah satunya adalah meningkatkan tingkat kehadiran siswa ke sekolah. (Istimewa)

Menurutnya, masih banyak persoalan mendesak yang seharusnya bisa ditangani pemerintah melalui sisa anggaran untuk MBG, termasuk dengan mengalihkan anggaran tersebut untuk memberikan bantuan kepada para penyintas banjir bandang di Sumatra.

"Alih-alih memaksakan program di masa yang kurang relevan, bukankah lebih bijak bila anggaran tersebut dialihkan untuk merespons kebutuhan mendesak lainnya? Misalnya, membantu korban bencana di Sumatera atau memperkuat fasilitas kesehatan dan pemulihan gizi di daerah terdampak stunting akut," katanya.

Charles meminta kepada pemerintah untuk meninjau kembali pelaksanaan MBG di masa libur sekolah. Dia juga meyakini, para orang tua siswa akan mengupayakan makanan bergizi untuk anak-anaknya selama libur sekolah.

"Saya percaya, para orang tua akan berupaya memberikan makanan bergizi terbaik bagi anak-anak mereka di rumah, terutama saat libur di mana ada waktu lebih banyak untuk memasak," ucap dia.

"Saya berharap pemerintah bisa benar-benar meninjau kembali pelaksanaan MBG di masa libur, demi memastikan program ini tetap berjalan sesuai dengan tujuannya," tandas Charles.

MENU MBG- Paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar di Medan yang dibagikan selama masa libur sekolah, terdiri dari susu, telur, buah, kacang, dan biskuit. Program MBG tetap berjalan sesuai instruksi Badan Gizi Nasional (BGN), meski pelaksanaannya menuai sorotan dari sejumlah orang tua siswa dan di beberapa sekolah dilaporkan tidak menerima paket MBG.
MENU MBG- Paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar di Medan yang dibagikan selama masa libur sekolah, terdiri dari susu, telur, buah, kacang, dan biskuit. Program MBG tetap berjalan sesuai instruksi Badan Gizi Nasional (BGN), meski pelaksanaannya menuai sorotan dari sejumlah orang tua siswa dan di beberapa sekolah dilaporkan tidak menerima paket MBG. (TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan)

Orang Tua Siswa: Sayang Sekali, Buang-buang Anggaran

Sementara, berdasarkan pantauan Tribun Medan, pelaksanaan MBG selama masa libur sekolah tidak berjalan merata. Sejumlah sekolah dasar di Kota Medan dilaporkan tidak menerima paket MBG sama sekali, sementara di sekolah lain program tetap berjalan.

Terkait hal ini, sejumlah orang tua menyampaikan keberatan jika MBG terus berlangsung di tengah libur sekolah, terutama karena anak-anak tidak berada di rumah atau mengikuti orang tua pulang ke kampung halaman. 

Rina (32), salah seorang orang tua siswa SD di Medan, mengaku anaknya akan berlibur bersama keluarga ke luar kota. 

“Anak-anak kan libur, banyak yang pulang kampung. Kalau MBG tetap berjalan, siapa yang mau terima? Sayang juga kalau akhirnya tidak termanfaatkan dengan baik, jadinya buang buang anggaran,” ujarnya, kepada Tribun Medan, Selasa (23/12/2025).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved