Berita Nasional

Harta Kekayaan Ardito Wijaya, Bupati Lampung Tengah Kena OTT, Baru 9 Bulan Menjabat

Penangkapan terhadap Ardito baru 9 bulan menjabat tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. 

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa/Tribun Lampung
BUPATI LAMPUNG TENGAH - Bupati Lampung tengah Ardito Wijaya tidur saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Legislatif Nasional (Balegnas) di Gedung DPR RI. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penangkapan terhadap Ardito baru 9 bulan menjabat tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. 

"Benar," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis mengenai penangkapan itu, Rabu (10/12/2025) malam, dilansir dari Tribunlampung.com.

Dugaan sementara, penangkapan ini berkaitan dengan tindak pidana korupsi berupa suap terkait pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Saat ini, para pihak yang diamankan sedang dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan. 

Mereka dijadwalkan tiba pada Rabu malam untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam pasca-penangkapan untuk melakukan gelar perkara dan menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.

KENA OTT KPK - Ardito Wijaya saat menanggapi atap bangunan Puskesmas Kalirejo, Lampung Tengah ambrol sebelum digunakan. Bupati Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Baru 9 Bulan Jabat Bupati Lampung Tengah.
KENA OTT KPK - Ardito Wijaya saat menanggapi atap bangunan Puskesmas Kalirejo, Lampung Tengah ambrol sebelum digunakan. Bupati Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Baru 9 Bulan Jabat Bupati Lampung Tengah. (Istimewa/Tribun Lampung)

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Lampung Tengah di Jakarta.

Kondisi Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, rumah dinas Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, tak terlihat ada aktivitas, Senin (8/12/2025) malam.

Hingga pukul 23.00 WIB, Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, belum merespons upaya konfirmasi yang dilayangkan Tribunlampung.co.id. Panggilan telepon tak direspons, dan pesan WhatsApp belum dibalas.

Seorang petugas pengamanan rumah dinas mengungkapkan, bahwa bupati belum pulang ke rumah dinas.

"Sejak sore tadi Bapak (Ardito Wijaya) belum kembali ke rumah dinas. Saat ini kondisi di dalam dalam keadaan kosong," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Senin (8/12/2025) malam.

Sementara, Amran selaku warga di sekitar rumah dinas bupati, mengaku, tidak melihat ada aktivitas di Nuwo Balak selepas jam dinas selesai.

Dia pun mengaku hari ini tidak melihat kendaraan Bupati Lampung Tengah masuk atau terparkir di dalaman rumah dinas.

"Sepengetahuan saya hari ini saya tidak ada kegiatan bupati di Nuwo Balak, hari ini saya juga belum melihat Pak Bupati di rumah dinas," ujar dia.

Ardito Wijaya Bupati Lampung Tengah Tidur Nyenyak Saat Rapat, Ngaku Ketiduran Cuma 2 Menit

Inilah dalih Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya usai ketahuan tidur nyenyak saat rapat.

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya baru-baru ini viral di media sosial.

Hal itu lantaran video Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tidur nyenyak saat rapat viral.

Ia disebut-sebut tidur saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Legislatif Nasional (Balegnas) di Gedung DPR RI.

Tampak dalam video Ardito tampak memejamkan mata, tangannya bersedekap, dan kepalanya agak miring ke kanan.

Publik pun mengkritik Ardito karena tertidur saat bekerja. Dia lalu menyampaikan klarifikasinya lewat unggahan video di akun Instagram @ardito_wijaya pada hari Rabu, (9/7/2025).

Tak mau simpang siur, iapun membuat pengakuannya.

Ia mengakui bahwa dia memang sempat tertidur selama beberapa menit.

Kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ardito berjanji akan membalas kelalaiannya dengan tidak tidur di rapat Jakarta.

“Ijin pak Gub @mirzano dan bu Wagub @jihanchalim saya agak terlambat nyusul ke Jakarta, karena dari jam 06.00 pagi harus keliling kerja balas kelalaian tertidur 2-3 menit di ruang rapat. Mohon pengertiannya.

Keterlambatan ini akan saya balas dengan tidak tidur nanti semalaman saat rapat di Jakarta. Terima kasih,” tulisnya di akun instagram.

Harta Kekayaan

Berikut harta kekayaan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya yang ditangkap KPK.

Dugaan sementara, penangkapan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya berkaitan dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah alias suap RAPBD.

Berdasarkan laporan LHKPN KPK, Ardito Wijaya memiliki harta kekayaan Rp 12.857.356.389.

Berikut rincian perbandingan harta kekayaannya:

PENGUMUMAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA

(Tanggal Penyampaian/Jenis Laporan - Tahun: 10 April 2025/Khusus - Awal Menjabat)

NAMA: ARDITO WIJAYA

LEMBAGA: PEMERINTAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
UNIT KERJA: PIMPINAN TERTINGGI

SUB UNIT KERJA: KEPALA LEMBAGA

JABATAN: BUPATI

NHK: 759784

Pelaporan LHKPN 10 April 2025

I. DATA HARTA

A. Tanah dan Bangunan  Rp 12.035.000.000

Tanah dan Bangunan seluas 4.581 m⊃2; di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri  Rp 2.000.000.000

Tanah dan Bangunan seluas 2.500 m⊃2; di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri  Rp 250.000.000

Tanah dan Bangunan seluas 340 m⊃2; di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri  Rp 2.285.000.000

Tanah dan Bangunan seluas 250 m⊃2; di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri  Rp 2.500.000.000

Tanah dan Bangunan seluas 4.661 m⊃2; di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri  Rp 5.000.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin  Rp 705.000.000

Mobil Toyota Fortuner 2.4 VRZ 4x2 A/T (2017), hasil sendiri  Rp 357.000.000

Mobil Honda CR-V 1.5 TC Prestige CVT CKD (2018), hasil sendiri  Rp 345.000.000

Motor Suzuki UY 125 S AT (2011), hasil sendiri  Rp 3.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya  Rp 0

D. Surat Berharga  Rp 0

E. Kas dan Setara Kas  Rp 117.356.389

F. Harta Lainnya  Rp 0

Sub Total  Rp 12.857.356.389

II. HUTANG  Rp 0

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II)  Rp 12.857.356.389

(ase/ Tribun-medan.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved