Banjir dan Longsor di Sumut

Prajurit TNI Gantikan Tugas Operator SPBU di Sibolga, Akses ke Sidempuan Mulai Terbuka

Aparat TNI turun mengatasi kelumpuhan di sejumlah SPBU di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah akibat hantaman banjir dan longsor.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Salomo Tarigan
@falconpictures_/HO/Puspen TNI
TNI BANTU SPBU - Prajurit TNI dari Denbekang I/2 A Kodam I/Bukit Barisan menjadi operator sementara di sejumlah SPBU yang terdampak di Sibolga dan Tapanuli Tengah pada Rabu (3/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Aparat TNI ikut turun mengatasi kelumpuhan penyaluran SPBU dari sejumlah SPBU di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah akibat hantaman banjir dan longsor.

Sebagian prajurit TNI dari Denbekang I/2 A Kodam I/Bukit Barisan ditugaskan menjadi operator sementara di sejumlah SPBU yang terdampak di Sibolga dan Tapanuli Tengah pada Rabu (3/12/2025).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan langkah ini dilakukan setelah terdata hampir 90 persen petugas operator SPBU di dua wilayah tersebut ikut menjadi korban bencana.

Kondisi itu, kata Freddy, menyebabkan beberapa SPBU tidak dapat beroperasi secara norma.

Sehingga, lanjut dia, hal itu berpotensi mengganggu ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat dan kendaraan bantuan.

"Personel Denbekang yang diterjunkan langsung menempati posisi operator di SPBU-SPBU yang mengalami kekurangan tenaga, memastikan pengisian berjalan aman, teratur, dan sesuai prosedur," ungkap Freddy saat dikonfirmasi pada Kamis (4/12/2025).

Ia mengatakan kehadiran prajurit TNI tidak hanya membantu kelancaran distribusi BBM.

Akan tetapi, lanjut dia, juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang membutuhkan layanan energi dalam masa sulit.

TNI mengatakan apa yang dilakukan merupakan bagian dari tugas kemanusiaan untuk membantu pemerintah daerah memulihkan fungsi infrastruktur pelayanan publik yang sempat lumpuh. 

"Dengan keterlibatan prajurit di lapangan, diharapkan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus mempercepat proses normalisasi aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah Sibolga dan Tapteng," pungkas Freddy. 

Sibolga - Padangsidimpuan Mulai Bisa Dilalui

 Akses jalan lintas dari Sibolga menuju Padangsidimpuan sudah bisa dilalui hari ini, Kamis (4/12/2025).

Pantauan Tribun Medan, meski sudah bisa dilalui, beberapa titik jalan masih dipenuhi lumpur dan genangan air banjir. 

Sementara di kanan kiri jalan ada gundukan tanah bekas longsor  dan air banjir yang masih mengalir ke jalan.

Sebagian jalan juga ada yang hanya bisa dilewati satu jalur, karena jalan jalur sebelah amblas.

Sebagian warga juga terlihat sibuk membersihkan rumahnya dari tanah dan ada juga yang mulai membersihkan kendaraan dari lumpur di air banjir yang mengalir ke jalan.  

Kondisi Jalan lintas Padang Sidimpuan-Sibolga di Desa Hutabalang dan Lupian, Kamis (12/3/2025). Akses jalan masih berlumpur. (Tribun Medan/Anisa)
Kondisi Jalan lintas Padang Sidimpuan-Sibolga di Desa Hutabalang dan Lupian, Kamis (12/3/2025). Akses jalan masih berlumpur. (Tribun Medan/Anisa) (TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved