Banjir Bandang Tapanuli

Repons Bupati Tapsel Soal Banjir Bandang di Batangtoru, Akui Garoga dan Huta Godang Desa Terparah

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan akhirnya memberikan respons terkait bencana alam banjir bandang

TRIBUN MEDAN
KUNJUNGI PENGUNGSI - Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mengunjungi korban banjir bandang di Puskesmas Batangtoru, Kamis (27/11/2025). Ia mengakui bahwaHuta Godang dan Garoga menjadi desa paling terparah dalam musibah kali ini. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan akhirnya memberikan respons terkait bencana alam banjir bandang yang terjadi di tiga desa perbatasan.

Diketahui, ada tiga desa terdampak banjir bandang di Kecamatan Batangtoru. Masing-masing Garoga, Huta Godang dan Aek Ngadol. 

Garoga dan Huta Godang paling parah. Rumah-rumah di sana banyak yang hancur terbawa banjir. Korban jiwa pun juga demikian.

"Di sini juga yang paling banyak korban keluarga yang belum ditemukan. Kami membutuhkan dan sudah berkoordinasi, ada alat berat seperti capit di daerah Arse. Sedang dalam perjalan ke Garoga untuk mengangkati banyak sekali kayu-kayu di sana," kata Gus Irawan, Jumat (29/11/2025).

Bencana alam di Batangtoru ternyata mendapat respons baik dari pemerintah daerah hingga pusat. Rencananya akan ada kunjungan para pejabat agar bencana ini segera bisa segera diatasi.

"Hari ini dapat informasi bahwa Pak Kapolda dan Pak Pangdam juga akan datang ke Garoga. Kami juga mendapat informasi Pak Wapres  juga akan datang. Mudah-mudahan perhatian besar ini bisa kami konsolidasikan untuk segera mengevakuasi para korban," ucapnya.

Kondisi sekarang, banyak masyarakat di tempat pengungsian walaupun memang kondisinya memprihatinkan. Karena mereka ditampung oleh masyarat sekitar menggunakan tenda-tenda seadanya.

"Kebutuhan ini sudah kami sampaikan untuk kemudian bisa mendapatkan tenda-tenda yang lebih layak untuk menampung masyarakat," kata Gus Irawan.

Harapan dijadikan status bencana nasional

Disinggung soal harapan banjir bandang Batangtoru dijadikan status bencana nasional, Gus Irawan menyerahkan keputusan itu ke pemerintah pusat

"Tapi dengan perhatian yang ada ini, kami berterima kasih karena responsnya cepat sekali. Tim dari pusat sudah di Tapsel," ujarnya.

Diketahui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Menko PMK Pratikno melalui perintah Presiden Prabowo sudah menerbangkan bantuan empat pesawat, salah satunya ke Sumatera Utara.

Pelepasan bantuan darurat untuk penanganan banjir dan tanah longsor akibat siklon tropis Senyar.

Pelepasan tersebut dilakukan di Base Ops Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat (28/11/2025). 

"Mudah-mudahan bisa cepat datang dan sampai tujuan sehingga membantu warga yang terdampak bencana," kata Gus Irawan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved