Berita Viral

KISAH Ayah Tangkap 2 Pelaku Penculikan Putrinnya, Korban Alami Rudapaksa di Penginapan Selama 2 Hari

Seorang ayah menangkap sendiri pelaku penculikan anaknya di Kota Tasikmalaya. 

Tribunnews.com/Tribun Priangan/Jaenal Abidin
PENYEKAPAN - Lokasi penyekapan seorang gadis di bawah umur oleh empat pria di Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Lokasi diketahui setelah keluarga melacak keberadaan ponsel korban. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ayah menangkap sendiri pelaku penculikan anaknya di Kota Tasikmalaya. 

Remaja perempuan inisial RN (15) disekap selama dua hari di kamar penginapan di Kecamatan Tawang, Rabu (26/11/2025). 

RN menjadi korban penculikan sekaligus kekerasan seksual. 

Ia ditemukan dalam kondisi lusuh dan lemas. 

RN ternyata disekap selama dua hari di sebuah kamar penginapan di Kecamatan Tawang, Rabu (26/11/2025).

Korban, yang hilang kontak sejak Senin (24/11/2025) petang, diketahui menjadi korban persetubuhan sebanyak empat kali yang dilakukan oleh dua dari empat remaja yang kemudian diamankan oleh kepolisian.

Baca juga: GAYA Menkeu Purbaya Jawab Kritikan DPR RI Soal Program Magang: Pak Dolfie Hormati Saya Gak Pak?

Baca juga: KISAH PILU Nurhadi Pria Difabel Tinggal di Rumah Penuh Sampah, Pengen Buka Rental PS Agar Tak Sepi

Detik-Detik Penemuan Berkat Lacak Lokasi

Penemuan korban berawal dari pencarian intensif yang dilakukan oleh orang tua RN, AS (49).

Titik terang didapat setelah korban sempat mengirimkan lokasi melalui telepon genggamnya sesaat sebelum ponsel tersebut dirampas pelaku.

Ayah korban, AS, tiba di penginapan Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, sekitar pukul 10.00 WIB.

AS berhasil mengidentifikasi kamar yang dicurigai setelah melihat sendal yang ia yakini milik putrinya di depan pintu.

"Saya cari anak dari hari Senin, dan baru ditemukan Rabu siang di penginapan bareng dua cowok di kamar,” ucap AS di Mapolres Tasikmalaya Kota.

Ketika pintu kamar dibuka, AS menemukan RN sedang duduk di samping kasur, sementara dua remaja lain tengah tertidur.

Segera setelah membawa putrinya keluar, AS dan keluarga langsung mengunci terduga pelaku di dalam kamar hingga pihak kepolisian tiba.

Baca juga: Irigasi Kurang Baik, Tahun Ini Banjir Paling Parah di Kisaran 

Baca juga: TERNYATA Tak Cuma Argi, Petugas KAI Lain Kena Getah Buntut Tumbler Penumpang Hilang

Disebut Disetubuhi Empat Kali

Berdasarkan keterangan yang diperoleh AS dari putrinya, RN disekap terhitung dari hari Senin hingga Rabu oleh sekelompok remaja.

Selama periode penyekapan, RN telah disetubuhi sebanyak empat kali.

Pelaku Persetubuhan: Dua remaja di bawah umur berinisial IR (17) dan AK (17).
Meskipun saat penemuan hanya ada tiga orang di dalam kamar (RN, IR, dan AK), total empat orang terduga pelaku terlibat dalam rombongan tersebut.

Polisi Amankan 4 Orang dan Segera Visum

Selang beberapa menit setelah penemuan oleh keluarga, anggota Polres Tasikmalaya Kota langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Polisi mengamankan total empat terduga pelaku, terdiri dari dua orang dewasa, DFS (24) dan DY (21), serta dua remaja di bawah umur, IR (17) dan AK (17).

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengonfirmasi penanganan kasus ini dan menyatakan bahwa korban akan segera menjalani pemeriksaan medis.

"Mungkin besok Kamis si korban akan dibawa ke rumah sakit untuk dicek dan divisum," ungkap AKP Herman.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor, beberapa botol minuman keras, pakaian, seprai, dan telepon genggam.

Pihak kepolisian masih mendalami motif penyekapan dan persetubuhan ini, sementara orang tua korban berharap para pelaku dihukum setimpal.

Baca juga: Listrik Padam karena Bencana, Binur Sianturi Belum Bisa Sampaikan Kabar ke Anaknya 

Baca juga: Dibekuk di Kediamannya, Pengurus BUMDes Rugikan Negara Rp 533 Juta

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jabar

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved