Berita Viral

3 Hari Sebelum Meninggal Siswi SMK Sempat Mual Muntah Makan Menu MBG, Menkes Belum Tau Penyebabnya

Sebelum meninggal, sekitar tiga hari sebelumnya, siswa tersebut mengalami sakit usai menyantap menu MBG.

Editor: Salomo Tarigan
DOK KOMPAS com/IRFAN KAMIL
MENKES GUNADI- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang siswi SMK meninggal dunia dikaitkan dengan hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelum meninggal, sekitar tiga hari sebelumnya, siswa tersebut mengalami sakit usai menyantap menu MBG.

Belum diketahui apa penyebab meninggalnya siswi tersebut.

Untuk mengetahui penyebabnya harus dilakukan autopsi. 

Baca juga: Bu Guru yang Mencicipi Nasi Goreng Ikut Pusing dan Mual, 100 Lebih Siswa Keracunan MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara terkait meninggalnya seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Ia menegaskan, siswi tersebut meninggal bukan karena menyantap Makan Bergizi Gratis.

“Sudah dijelaskan dari sana (Dinkes Kabupaten Bandung Barat) itu tidak ada hubungan (dengan MBG),” kata dia saat ditemui usai dalam konferensi pers Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan MBG di kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Kuningan, Jakarta Selatan,  Kamis (2/10/2025).

Saat disinggung mengenai penyebab pasti kematian siswa tersebut, Dadan menyatakan, pihak keluarga tidak memberikan izin untuk dilakukan autopsi.

“Sebenarnya kami bertanya, tapi orangtuanya tidak mengizinkan untuk autopsi.

 Sehingga kami serahkan ke pemerintah setempat yang menyampaikan,” tutur Dadan.

Menkes Belum Tau Penyebabnya

Di tempat yang sama Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari Kepala Dinas Kesehatan setempat bahwa siswa SMK itu meninggal 3 sampai 4 hari setelah menyantap MBG.

Namun, dirinya tidak mengetahui pasti penyebab kematian siswa tersebut.

"Saya sudah menerima laporan Kepala Dinas Kesehatan di sana bahwa kematiannya itu terjadi mungkin 3-4 hari setelah dia makan (MBG). Tapi kalau untuk kematiannya karena apa saya rasa lebih baik ditanyakan ke sana,” kata Budi. 

Sebelumnya, siswi tersebut meninggal dunia pada Selasa, 30 September 2025.

Remaja 17 tahun itu menunjukkan gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, kejang, hingga mulut berbusa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved