Berita Viral

Lagi, 20 Siswa SD di Pasar Rebo Keracunan hingga Muntah Usai Santap Menu MBG, Sempat Temukan Ulat

Lagi, sejumlah siswa mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Editor: Salomo Tarigan
Tribun-Sulteng/HO
KERACUNAN MBG - Ratusan siswa SD, SMP dan SMA di Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, mengalami keracunan massal usa mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) Rabu (17/9/2025). Pada Selasa (30/9/2025), sebanyak 20 siswa di SDN Gedong 01, Pasar Rebo, Jakarta Timur yang mengalami keracunan MBG. 

Prabowo Subianto tidak akan memaksakan target capaian 82,9 juta penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk terpenuhi di akhir 2025 karena Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di berbagai wilayah.

Laporan Data BGN

Badan Gizi Nasional (BGN), angka keracunan MBG sejak Januari hingga 25 September 2025 mencapai 5.914 penerima MBG. 

Pada bulan September saja, ada 2.210 orang yang menjadi korban, meliputi siswa hingga guru.

Dalam siaran pers BGN, kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan sudah ada jumlah dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencapai 9.615 unit dan telah melayani kurang lebih 31 juta penerima MBG. 

Baca juga: DAFTAR 26 Pemain Arab Saudi Hadapi Timnas Indonesia di Ronde 4, Kapten Tim Tak Jadi Cedera

Dadan juga melaporkan jumlah Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi sepanjang pelaksanaan program.

Dadan menambahkan, sebagian besar kasus terjadi pada dapur MBG yang baru beroperasi.

"Data menunjukkan bahwa kasus banyak dialami oleh SPPG yang baru beroperasi karena SDM masih membutuhkan jam terbang," ujarnya.

 Dia menambahkan, faktor lain yang turut memicu insiden tersebut adalah kualitas bahan baku, kondisi air, serta pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP).

Korban Keracunan 5.914 orang

Pada periode Januari - 25 September 2025 disampaikan ada 70 kasus keracunan MBG dengan total korban sebanyak 5.914 orang.

Dengan adanya puluhan kasus keracunan ini, Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengatakan, atas nama BGN meminta maaf.

 45 dapur ditutup 

 BGN mencatat, ada 45 dapur ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan.

Puluhan dapur ini dianggap tidak menjalankan SOP dan menjadi penyebab terjadinya insiden keamanan pangan.

Baca juga: 24 Sepeda Motor Berknalpot Brong Diamankan Polsek Balige

Baca juga: Jelang Arab Saudi vs Indonesia Laga Penentu ke Piala Dunia 2026, Dean James tak Sabar

 (*/TRIBUN-MEDAN.com)

Baca juga: Daftar Nama 12 Kapolda dari Akpol 1991, Terbaru Irjen Endi Sutendi dan Brigjen Djuhandhani

Sumber:  tribunnews.com/wartakota

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan  

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved