Berita Medan

Mahasiswa UMSU Kehilangan Honda CRF di Teras Rumah, Aksi Dua Maling Terekam CCTV

Setelah dilakukan pengecekan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), wajah pelaku terlihat jelas.

Tayang:
IST/Rekaman CCTV
CURANMOR- Pelaku terekam jelas di kamera Closed-Circuit Television (CCTV), keduanya pun beraksi mencuri sepeda motor Honda CRF milik korban saat terlelap tidur di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Helvetia, tepatnya di Komplek Griya Anugrah, Kamis (21/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjadi korban pencurian sepeda motor Honda CRF miliknya yang terparkir di teras rumah.

Peristiwa pencurian itu terjadi di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Helvetia, tepatnya di Komplek Griya Anugrah, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban bernama Opik (19) mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tertidur di dalam kamar.

Baca juga: Prabowo Ungkap Penyebab Rendahnya Gaji Guru, ASN hingga Penegak Hukum

Baca juga: LINK Nonton Live Streaming Al Nassr Vs Damac, Pantau Ronaldo Angkat Trofi di Liga Arab Saudi

Baca juga: Oknum ASN Pemprov Sumut Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan di Kos, Disita Cartridge Pod Getar

“Kejadiannya sore sekitar pukul 18.00 WIB. Posisi sepeda motor lagi di teras rumah. Pintu pagar komplek memang lagi terbuka dan saya sedang di kamar,” ujar Opik saat ditemui Tribun Medan, Kamis (21/5/2026).

Ia baru menyadari sepeda motornya hilang sekitar pukul 20.00 WIB ketika hendak keluar rumah.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, saat mau keluar rumah, baru ketahuan sepeda motor Honda CRF sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), wajah pelaku terlihat jelas.

“Dicek CCTV, terlihat jelas wajah pelaku yang mencuri,” katanya.

Dalam rekaman CCTV, dua pelaku terlihat masuk ke area komplek dan dengan leluasa membawa kabur sepeda motor milik korban yang terparkir di teras rumah.

Opik juga menyoroti sistem keamanan di lingkungan komplek perumahannya.

Menurutnya, penjaga malam baru mulai bertugas pada pukul 19.00 WIB hingga pagi hari.

“Penjaga malam hanya berjaga dari pukul 19.00 WIB sampai pagi. Sepertinya pelaku sudah membaca situasi yang sepi,” lanjutnya.

Meski menjadi korban pencurian, Opik mengaku belum membuat laporan resmi ke Polsek Medan Helvetia karena terkendala administrasi kendaraan.

Baca juga: Oknum ASN Pemprov Sumut Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan di Kos, Disita Cartridge Pod Getar

Baca juga: PENGANTIN Wanita Berusia 19 Tahun Kabur Sehari Sebelum Akad, Rencana Menikah dengan Pria 33 Tahun

Baca juga: Idrus Marham Balas Kritikan Anies Baswedan Soal Ekonomi Nasional: Jangan Suguhi Narasi Kegelapan

“Belum membuat laporan karena BPKB kendaraan hilang terbawa banjir saat di Langkat,” jelasnya.

Namun, ia menyebut pihak Polsek Medan Helvetia telah datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

“Itulah kendalanya, Bang, kenapa kami belum buat laporan ke Polsek Helvetia,” pungkasnya.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved