Berita Medan
Mahasiswa UMSU Kehilangan Honda CRF di Teras Rumah, Aksi Dua Maling Terekam CCTV
Setelah dilakukan pengecekan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), wajah pelaku terlihat jelas.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjadi korban pencurian sepeda motor Honda CRF miliknya yang terparkir di teras rumah.
Peristiwa pencurian itu terjadi di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Helvetia, tepatnya di Komplek Griya Anugrah, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Korban bernama Opik (19) mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tertidur di dalam kamar.
Baca juga: Prabowo Ungkap Penyebab Rendahnya Gaji Guru, ASN hingga Penegak Hukum
Baca juga: LINK Nonton Live Streaming Al Nassr Vs Damac, Pantau Ronaldo Angkat Trofi di Liga Arab Saudi
Baca juga: Oknum ASN Pemprov Sumut Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan di Kos, Disita Cartridge Pod Getar
“Kejadiannya sore sekitar pukul 18.00 WIB. Posisi sepeda motor lagi di teras rumah. Pintu pagar komplek memang lagi terbuka dan saya sedang di kamar,” ujar Opik saat ditemui Tribun Medan, Kamis (21/5/2026).
Ia baru menyadari sepeda motornya hilang sekitar pukul 20.00 WIB ketika hendak keluar rumah.
“Sekitar pukul 20.00 WIB, saat mau keluar rumah, baru ketahuan sepeda motor Honda CRF sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.
Setelah dilakukan pengecekan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), wajah pelaku terlihat jelas.
“Dicek CCTV, terlihat jelas wajah pelaku yang mencuri,” katanya.
Dalam rekaman CCTV, dua pelaku terlihat masuk ke area komplek dan dengan leluasa membawa kabur sepeda motor milik korban yang terparkir di teras rumah.
Opik juga menyoroti sistem keamanan di lingkungan komplek perumahannya.
Menurutnya, penjaga malam baru mulai bertugas pada pukul 19.00 WIB hingga pagi hari.
“Penjaga malam hanya berjaga dari pukul 19.00 WIB sampai pagi. Sepertinya pelaku sudah membaca situasi yang sepi,” lanjutnya.
Meski menjadi korban pencurian, Opik mengaku belum membuat laporan resmi ke Polsek Medan Helvetia karena terkendala administrasi kendaraan.
Baca juga: Oknum ASN Pemprov Sumut Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan di Kos, Disita Cartridge Pod Getar
Baca juga: PENGANTIN Wanita Berusia 19 Tahun Kabur Sehari Sebelum Akad, Rencana Menikah dengan Pria 33 Tahun
Baca juga: Idrus Marham Balas Kritikan Anies Baswedan Soal Ekonomi Nasional: Jangan Suguhi Narasi Kegelapan
“Belum membuat laporan karena BPKB kendaraan hilang terbawa banjir saat di Langkat,” jelasnya.
Namun, ia menyebut pihak Polsek Medan Helvetia telah datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal.
“Itulah kendalanya, Bang, kenapa kami belum buat laporan ke Polsek Helvetia,” pungkasnya.
(Cr9/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Icon Search 2026 Jadi Ajang Anak dan Remaja Promosikan Budaya Sumut |
|
|---|
| Oknum ASN Pemprov Sumut Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan di Kos, Disita Cartridge Pod Getar |
|
|---|
| Rico Waas Soroti Kinerja Dishub, Minta Publikasi CCTV dan Drone hingga Tindak Tegas Soal Parkir |
|
|---|
| Rentetan Begal dan Curanmor Teror Warga Hamparan Perak, Motor NMAX hingga Scoopy Raib |
|
|---|
| Tangis Pecah di PN Medan, Irwan Perangin-angin: Saya Hanya Jalankan Perusahaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/CURANMOR-Pelaku-terekam-jelas-di-kamera-Closed-Circuit-Television-CCTV.jpg)