Berita Medan

Oknum ASN Pemprov Sumut Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan di Kos, Disita Cartridge Pod Getar

Saat digeledah, ditemukan satu unit cartridge pod getar berlogo Batman yang diselipkan di tumpukan roti tawar.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
ASN KETANGKAP NARKOBA - Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha, saat ditemui di Polrestabes Medan, belum lama ini. Baru-baru ini, tim Satresnarkoba mengamankan seorang ASN Pemprov Sumut dengan barang bukti satu unit pod getar. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan, kembali mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

Kali ini, pelaku yang diamankan pada Selasa (19/5/2026) kemarin merupakan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas Pemprov Sumut. 

Pria berinisial FIS ini, ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkotika berupa vape narkoba atau yang kini dikenal dengan nama pod getar.

Pelaku yang diketahui merupakan jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini ditangkap di kosnya, di kawasan Kecamatan Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan. 

Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menjelaskan pria berusia 25 tahun itu diketahui merupakan warga Kabupaten Batubara.

Dimana, dirinya selama ini berdinas di Pemprov Sumut dicurigai warga sekitar karena sering menerima paket mencurigakan. 

"Dari informasi ini, kita kembangkan dan kita temukan pelaku yangmerupakan oknum ASN membawa paket berisikan roti tawar. Tapi setelah dicek, di dalamnya diselipkan satu unit cartridge vape narkoba," ujar Rafli, Kamis (21/5/2026). 

Saat digeledah, ditemukan satu unit cartridge pod getar berlogo Batman yang diselipkan di tumpukan roti tawar.

Terkait dengan peran FIS dalam kasus vape narkoba ini, Rafli menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Masih kita kembangkan dari mana pelaku mendapatkan cartridge ini, untuk bisa kita lanjutkan menangkap pemasok pod gerar ini.

Tim kami masih bekerja, kami masih mendalami keterangan pelaku, termasuk perannya dalam kasus ini apakah sebatas pengguna atau justru masuk dalam jaringan. Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut,” pungkasnya. 

(mns/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved