Medan Terkini

Niat Beli Motor, Kawanan Begal di Medan Deli Nekat Bacok Ibu dan Anak, Dapat Bagian Rp 600 Per Orang

Berniat membeli sepeda motor, sekelompok begal melancarkan aksi pembegalan sadis terhadap seorang ibu dan putrinya di Kota Medan.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
BEGAL SADIS DI MEDAN - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menanyai salah satu pelaku begal berinisal AAL (20), pelaku berkeliling mencari mangsa hingga pagi untuk membeli sepeda motor baru, Selasa (19/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Berniat membeli sepeda motor, sekelompok begal melancarkan aksi pembegalan sadis terhadap seorang ibu dan anak perempuannya di Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Dobi, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, pada Jumat (8/5/2026).

Dari hasil kejahatan yang diperoleh justru habis untuk keperluan sehari-hari.

Berdasarkan dari pengakuan salah satu pelaku berinisial AAL (20) mengatakan bahwa ia dan teman-temannya membegal kedua korban untuk mencari uang tambahan membeli sepeda motor baru.

"Niatnya uang hasil kejahatan untuk tambahan membeli sepeda motor. Namun tak jadi. Uang tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari," ucap AAL dengan wajah tertunduk saat ditanya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi dan didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP D. Raja Putra Napitupulu di Mapolsek Medan Labuhan, Selasa (19/5/2026).

Kemudian, AAL mengaku sepeda motor Honda Scoopy milik korban dijual kepada penadah berinisial AS. 

Selanjutnya, motor tersebut diposting oleh penadah melalui media sosial Facebook Marketplace.

"Hasil penjualan sepeda motor milik korban senilai Rp 3,5 juta dibagi rata," kata AAL 

Ia mengaku hanya mendapatkan bagian sekitar Rp 600 ribu, secara pribadi.

Dalam pengakuannya, AAL juga menjelaskan asal-usul senjata tajam yang digunakan untuk membacok korban.

"Itu memang punya kawan-kawan. Senjata itu memang sudah lama ada, kami pinjam. Biasanya dipakai untuk tawuran sama kawan-kawan," ungkapnya.

AAL menceritakan kronologi aksi komplotannya. Sebelum beraksi, mereka terlebih dahulu berkumpul di rumah seorang kawan.

"Pertama kami ngumpul di rumah kawan. Setelah ngumpul semua, baru kami langsung bergerak. Itu nggak langsung ke tempat itu, kami keliling dulu ke tempat yang lain," tuturnya.

Saat melintas di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di simpang Dobi, waktu sudah menunjukkan menjelang pagi. Mereka hendak pulang ketika bertemu dengan korban yang sedang melintas.

"Kami kejar, terus sampai di dekat Simpang Dobi kami hentikan dengan menendang sepeda motor hingga kedua korban terjatuh, namun anak korban masih mempertahankan motornya jadi saya bacok anaknya, kemudian membawa motor korban," katanya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menyatakan bahwa AAL merupakan residivis kasus serupa dan bertindak sebagai eksekutor yang melakukan pembacokan terhadap korban. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved