Berita Medan

Tangis Rumiatik Sibarani Pecah, Kaget Dengar Anak Kedua Diduga Korban Pencabulan oleh Tetangganya

Menurut Rumiatik, kejadian bermula saat K pergi membeli jajanan di kedai milik Wak Ahmad yang tak jauh dari rumah mereka.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
Rumiatik Sibarani menangis histeris mengingat anaknya menjadi korban pencabulan oleh tetangganya di kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (10/5/2026) 

Setelah mendengar perkataan anaknya, Rumiatik pun menangis histeris, sementara itu anaknya yang jadi korban menangis selama dua hari.

"Mendengar itu, aku langsung refleks menjerit, 'Ya Allah, Ya Rabbi!', sampai aku oleng. Anakku nangis terus, malam Jumat sampai malam Sabtu dia nangis-nangis saja," kenangnya.

Atas kejadian tersebut, Rumiatik pun membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan.

Ia melaporkan dugaan Tindak Pidana Pencabulan, Pasal 414 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, subsider Pasal 415.

Rumiatik mengaku syok mendengar pengakuan anaknya. Namun rasa syok itu berubah menjadi kemarahan setelah ia mendengar cerita dari warga lain.

"Katanya memang dia (Wak Ahmad) sering menyayangi anak-anak. Cuman tetangga-tetangga bilang, memang dia sering kayak gitu. Cuma baru kali ini yang ketahuan," ujarnya.

Lebih lanjut, korban pun mengungkap bahwa pelaku diketahui masih bertetangga. Kedai jajannya juga kerap dikunjungi anak-anak kecil di lingkungan tersebut.

Rumiatik yang memiliki empat orang anak dengan anak bungsu masih berusia satu setengah bulan mengaku trauma berat. 

Baginya, keadilan bukan sekadar tuntutan, melainkan kebutuhan.

"Harapanku, anakku dapat keadilan yang seadil-adilnya. Ditangkap (pelaku). Aku dapat keadilan. Setidaknya bukan cuma anakku yang trauma, aku sebagai mamanya juga lebih trauma," pintanya sambil menahan isak.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved