Kecelakaan Bus ALS di Muratara

5 Penumpang Asal Sumut Korban Laka Maut Bus ALS Berhasil Diidentifikasi

Humas PT ALS, Alwi Matondang membenarkan peristiwa kecelakaan hebat hingga menewaskan para penumpang dan sopir dan kernet serta dua sopir truk tangki.

Tayang:
IST
BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini. 

Ariyanto merupakan yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi truk tangki BBM.

Pada saat kejadian, ia sedang menjalankan tugas untuk melakukan loading atau pembongkaran muatan minyak di kawasan Simpang Jene, Kabupaten Musi Rawas

Perjalanan kerja yang awalnya berlangsung seperti biasa itu berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawanya.

Dalam insiden tersebut, Ariyanto dilaporkan tewas terbakar di lokasi kejadian.

Tak hanya dirinya, seorang penumpang bernama Martono juga turut menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tragis itu.

Peristiwa nahas tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar korban maupun warga sekitar.

Tangis dan kesedihan menyelimuti rumah duka setelah kabar meninggalnya Ariyanto tersebar ke kerabat dan tetangga.

Almarhum diketahui meninggalkan tiga orang anak yang kini harus kehilangan sosok ayah mereka untuk selamanya.

Dari ketiga anak tersebut, dua sudah beranjak dewasa sementara satu lainnya masih duduk di bangku sekolah dasar.

Selain tiga orang anak, istri korban Ariyanto, Usbapermi, mengaku tak bisa berkata-kata dan tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Pasalnya, korban Ariyanto dan Usbapermi diketahui baru saja melangsungkan pernikahan.

"Tak bisa berkata-kata saya," kata Usbapermi kepada wartawan di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

Dia menceritakan mendapat kabar sekira pukul 15.30 WIB. Ketika mendapat kabar itu, ia langsung pergi menuju Rumah Sakit Siti Aisyah.

"Dikabari langsung diminta datang ke TKP saat di jalan, soalnya langsung ke rumah sakit," ungkapnya.

Dia menceritakan, ketika peristiwa itu terjadi, suaminya hendak pergi menuju "bongkaran", sebutan untuk tempat bongkar BBM PT Seleraya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved