Medan Terkini

Sopir Ojol Dikepung Delapan Begal di Medan Denai, Sepeda Motor Baru Lenyap

Aksi kejahatan jalanan, masih terus saja terjadi di seputar Kota Medan. Korban dari para garong ini juga tak pandang bulu.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
OJOL DISERANG BEGAL - Rekaman pengemudi Ojol yang diserang komplotan diduga geng motor, di Jalan Industri, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Rabu (8/4/2026) dini hari sekira pukul 02.07 WIB. Komplotan berjumlah 8 orang ini, berhasil menggondol sepeda motor korban. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi kejahatan jalanan, masih terus saja terjadi di seputar Kota Medan. Korban dari para garong ini juga tak pandang bulu, asal incarannya dapat semua disikat. 

Baru-baru ini, aksi pencurian dengan kekerasan (pembegalan) kembali trejadit di kawasan Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Aksi pembegalan yang dialami oleh seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi Ojek Online (Ojol) ini, viral karena terekam CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. 

Informasi yang didapat, aksi pembegalan ini terjadi di kawasan Jalan Industri, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Rabu (8/4/2026) dini hari sekira pukul 02.07 WIB. Hal ini diungkapkan oleh Soraya selaku Kepala Lingkungan (Kapling) 3 Tegal Sari Mandala 1, Kecamatan Medan Denai

"Jadi, kemarin warga saya melaporkan kepada saya. Kejadian itu kan jam 02:07 WIB, dan dilaporkan sama saya itu di sore hari," ujar Soraya, Minggu (12/6/2026). 

Diungkapkan Soraya, berdasarkan informasi yang didapat dari warganya saat itu korban diketahui baru saja pulang usai membeli makanan dia kawasan Jalan Wahidin. Namun, saat hendak kembali ke rumah di perjalanan korban langsung dikepung oleh sejumlah orang. 

Dari video yang berdar, dampak korban dikepung oleh delapan orang yang mengendarai empat sepeda motor. Dalam situasi sepi, para pelaku langsung mengacungkan benda mirip senjata tajam ke arah pelaku. 

Bahkan, korban sempat didorong untuk turun dari sepeda motornya. Usai korban turun dari sepeda motornya yang telah terjatuh, selanjutnya para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan meninggalkan korban di lokasi kejadian. 

"Awalnya dari Wahidin masuk ke arah rel kereta api, dan dia enggak tahu kalau dipepet, gitu. Pas dia mau masuk ke Jalan Industri, baru dia di situ dibegal," ucapnya. 

"Begal itu, sekitar delapan orang. Dia empat kereta, boncengan berdua satu kereta," tambah Soraya. 

Dari penuturan korban, Soraya mengaku jika sepeda motor yang telah raib dibawa begal itu baru dibeli korban sekitar beberapa minggu lalu. Dimana, sepeda motor jenis matic itu digunakan oleh korban untuk kesehariannya bekerja mencari penumpang sebagai Ojol. 

"Setahu saya, warga saya itu berprofesi sebagai Grab online. Dia ditodong senjata atau apa, yang dibawa begal itu," katanya. 

Ketika ditanya apakah di kawasan tersebut cukup sering terjadi aksi kejahatan jalanan, dirinya menjelaskan berdasarkan informasi yang ia dapat ada beberapa kali gerombolan yang melintas. Namun, sebelumnya pada pelaku yang didominasi oleh remaja tanggung yang diduga sebagai geng motor itu hanya melintas. 

'Saya dengar dari warga, katanya mungkin itu geng motor, yang lewat gitu. Cuma jaga malam itu kan ada berapa titik, mereka bilang sering ada begal di daerah Jalan Industri. Ya, bilang gitu sama saya," ungkapnya.

Sejauh ini, akibat dari peristiwa pembegalan ini dirinya mengaku jika korban sudah membuat laporan ke Polsek Medan Area. Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Khairul Fajri Lubis, membenarkan jika korban telah membuat laporan. 

"Benar (sudah lapor), masih kita lakukan proses penyelidikan," pungkas Fajri. (mns/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved